Archive for July, 2005

28
Jul

The Puzzle

"Setiap pengalaman yang Tuhan beri, setiap orang yang yang DIA taruh dalam hidup kita adalah persiapan sempurna untuk masa depan yang hanya bisa DIA lihat."

Quote ini dikirimkan ma temenku yang namanya Yuli Triana via SMS. Pas pertama kali baca, aku terkejut. Baca lagi deh, lalu coba renungkan kebenarannya…

[BLOG START]

Puzzle Kamu pernah maen puzzle kan? Yang nyusun-nyusun potongan gambar biar jadi gambar yang utuh itu loh… Tau kan? Aku suka banget maen puzzle gitu (sampe-sampe punya game komputer puzzle), tapi karena sekarang hampir gak punya waktu nganggur, jadi gak sempet maen puzzle lagi (waktunya lebih banyak buat "berkencan" dengan komputer ketimbang maen puzzle). Btw, rekorku menyusun puzzle 1500 pcs dalam 3 hari, kepingin nyoba yang 2000pcs, tapi masih blom sempet (ada yang punya 2000pcs?).

Nah, asyiknya maen puzzle itu sebenernya pas kamu bisa menemukan pasangan yang tepat dari potongan-potongan gambarnya. Lalu sedikit demi sedikit mulai kliatan gambarnya. (Ngomong-ngomong tentang obsesiku bermain puzzle, sebenernya pengen juga seh maen puzzle yang aku blom tau sama sekali gambarnya apa… kayaknya bakal lebih seru… tapi setiap kali beli puzzle, mesti di kotaknya itu ada gambarnya kalo udah jadi… ya ketauan dulu gambar jadinya kayak apa).

Terus bisa nebak nggak apa hubungan puzzle dengan quote di atas tadi? Isa menghubungkan? Nggak nyambung?

Gini… Tuhan yang menciptakan kita itu so pasti adalah Tuhan yang bener-bener sayang ma ciptaanNya. Pasti kan? Karena DIA bener-bener sayang ma kita, so pasti juga, dia itu udah nyiapkan buat kita THE BEST PLAN (kayak kalo kalian nanti punya anak -ato udah punya?- pastinya kita bakal ngerencanakan yang terbaik donk buat anak kita itu).
Nah, dalam rangka menuju THE BEST PLAN-nya DIA, kita mesti ngelewati banyak hal. Ada yang enak, ada yang nggak enak, ada yang susah, ada yang seneng, ketemu dengan orang2 yang menyenangkan, ketemu dengan orang2 yang mbencekno dsb.

Aku pikir2, ternyata sama kayak kalo kita nyusun puzzle. Kadang ketemu dengan potongan yang enak (yang di-pojok2 dan dengan gampang menemukan pasangannya), ketemu potongan yang gak enak buanget (yang warnanya item semua, biru semua, yang gak jelas pasangannya). Dari quote tadi, aku pikir, orang-orang yang Tuhan taruh dalam hidup kita (entah itu orang yang asyik buat kita, ato orang yang mbuencekno puoll), itu sebenernya adalah potongan gambar dalam puzzle kehidupan kita. Yang kalo kita gak ketemu orang-orang itu, puzzle kehidupan kita gak akan bisa lengkap. (Tuhan emang nggak ngasih tau bentuk akhir gambar puzzle kita, tapi kamu mesti YAKIN 1000% bahwa gambar akhir puzzle kehidupan kita -yang udah dirancang ma Tuhan- adalah THE BEST PICTURE)

Nah, kalo kita lagi ngalami masalah yang gak enak, bikin bete (diputus pacar, dimarahi ortu, dimarahi guru, gak naek kelas, ulangan dapet jelek, dll, dkk, dsb), ada dua pilihan yang bisa kita ambil… Kita tetep stuck pada masalah itu (tetep mandangi potongan puzzle yang gak enak itu, sambil menggerutu knapa harus dapet puzzle yang gak enak ini, yang susah buanget nyari sambungannya), ato kita bisa memanfaatkan masalah yang nggak enak tadi untuk terus menjalani kehidupan (berusaha nyari pasangan puzzle yang tepat untuk mendapatkan gambar yang lebih sempurna).

Aku sendiri, kalo pas maen puzzle terus dapet yang item-item semua, juga jengkel… berharap di belakangnya ada nomernya, jadi tinggal nyusun urut nomernya… (hei, that’s cheating!), tapi itu jadi ngurangi ke-seru-an dalam bermain puzzle (yang puzzle mania ngerasa gitu juga gak?). Jadi aku akan tetep berusaha trial and error untuk menemukan pasangannya sehingga terbentuk gambarnya. Rasanya ada kepuasan ketika kita tahu bahwa potongan puzzle yang nggak enak tadi adalah suatu rangkaian agar kita bisa mendapatkan gambar yang utuh…

Udah nyambung sekarang?

Masalah apapun yang lagi kamu hadapi sekarang, sebenernya itu adalah potongan puzzle kehidupan kamu. Jangan stuck di situ, jangan menyerah pada masalahmu, jangan terus2an menyesali masalah yang sedang kamu hadapi, jangan menggerutu dengan orang-orang di sekitar kamu yang bikin kamu bete… Kalo kamu stuck pada masalahmu, gambar puzzle kehidupan kamu gak akan pernah selesai (puzzle tu kalo masih jadi separo ato seperempat itu keliatan jeleeeekkk buanget… gambar dan warnanya gak jelas!)

So, kalo kamu sekarang lagi bermasalah, wake up guys! dun’t give up. Find another pieces of your puzzle. Nyarinya kadang gampang, kadang juga sulit. Tapi you have to try! Jangan menyerah… Soalnya ketika kamu menyerah, berarti gambar puzzle-mu jadi gak selesai (dan kamu gak tau gambar apa itu…) Tapi ketika kamu berhasil menyelesaikannya, well… kamu akan melihat gambar hasil karya TUHAN yang terbaik buat kamu… Wow! Amazing!

So baca lagi deh quotenya -yang udah aku ubah sedikit-…

"Setiap pengalaman yang Tuhan beri, setiap orang yang yang DIA taruh dalam hidup kita adalah potongan puzzle dari gambar sempurna yang udah DIA buat bagi kita."

Got the point?

[BLOG END]

(buat temenku yang baru putus ma pacarnya, be tough girl! Ayo, find another pieces of your puzzle)

04
Jul

Science vs Bible, NO MORE!

Aku inget, pas aku masih kecil, dengan polosnya aku nanya ke mamaku, "Mi, Windra ini kuar dari mana?" (waktu itu karena masih cedal, aku gak isa nyebut namaku dengan bener… Jadi kesebutnya "hinda", dan kebawa sampe sekarang). Mami yang waktu itu lagi njait, dengan pendek menjawab "dari perut". Pandanganku langsung ke perutnya mami… Ha? Masak iya? Tapi aku gak neruskan nanya lagi. Cuman pertanyaan itu aku simpen terus.

The next 12-15 years after I asked that question, I finally know exactly the answer of that my long oldie question, "Where I came from". Biology answers perfectly that question. Manusia itu terjadi karena pertemuan antara sperma dan sel telur. Sperma dari seorang lelaki dapat masuk dan membuahi sel telur yang dihasilkan oleh seorang wanita lewat suatu kegiatan yang disebut dengan coitus… lalu… i guess you know the rest story… =D

Puas? Nggak, aku malah jadi punya pertanyaan lebih banyak lagi. Dari mana alam semesta berasal? kalo manusia terjadi karena pertemuan sel sperma dan sel telur, siapa yang punya sel2 tersebut untuk pertama kalinya (dan mempertemukannya sehingga jadi manusia) - mirip-mirip ma tebakan dulu mana telor apa ayam-, bagaimana bisa sampe manusia sebanyak ini?

Pertanyaannya kejawab di pelajaran agama pas sma. Gurunya bilang kalo alam semesta diciptakan Allah. Aku udah tau itu sejak aku masih kecil! Tapi itu kan cerita buat anak kecil, aku perlu jawaban yang lebih dari itu! (ni dia ciri khas teenager, keras kepala, pengen tau segala, pengen nyoba macem2). Jadi kalo kamu teenager, dan punya pikiran kayak gitu, wajar! Aku juga.

Sains menjawab asal usul manusia lewat teori evolusi Charles Darwin. Sains menjelaskan asal usul alam semesta lewat Stephen Hawkings. Aku jadi seneng ma sains yang bisa menjawab lebih jelas ketimbang Alkitab. Dan yang bikin gawat, ternyata sains itu bertentangan ma Alkitab…! Lalu mana yang bener dong? Teori evolusinya Charles Darwin ato penciptaan manusia di Kejadian? Big Bang Theory-nya Stephen Hawking (yang menjelaskan asal usul alam semesta lewat titik singularitas-nya) ato penciptaan alam semesta di Kitab Kejadian? Waktu itu aku memantapkan diri pada sains! (dan aku yakin jutaan manusia di luar sana mempunyai jalan pikiran kayak aku waktu itu, lebih percaya sains ketimbang Alkitab). Kamu sendiri menganut yang mana? Sains ato Alkitab? Saintis atau Allah? Kalo kamu percaya pada teori Darwin (bahwa manusia adalah produk evolusi jutaan tahun), berarti kamu gak percaya bahwa manusia pertama adalah Adam dan Hawa yang merupakan ciptaan Allah (Darwin mengatakan bahwa manusia adalah produk seleksi alam yang terbentuk jutaan tahun yang lalu), sedangkan sejarah Alkitab menuliskan bahwa manusia pertama Adam dan Hawa jika ditelusuri, tidak lebih dari sepuluh ribu tahun yang lalu (correct me if i’m wrong). So, nurut kamu mana yang bener? Teori Darwin yang lengkap dengan bukti-bukti fosil dinosaurus yang berusia jutaan tahun, ato Alkitab -yang gak ada "bukti"nya selain pake iman? (Ato, jangan-jangan kamu menyimpulkan: dinosaurus ada duluan sebelum Allah… Dhueeenk! Tobat euy!)

I’ll tell u, sekarang aku tau bahwa Allah yang menciptakan alam semesta ini, DIA include menciptakan sains di dalamnya (sains yang dikemukakan Charles Darwin, sains yang ditemukan Stephen Hawking, dan sains-sains lain, itu semua karya Allah!). Sains itu tidak pernah melanggar hukum Allah, tidak pernah melanggar firman Allah yang ada di Alkitab (kecuali manusia yang mempersepsikan dan menyimpulkan begitu). Jadi kayaknya naif buanget, kalo kita menemukan suatu sains dan langsung mengatakan bahwa apa yang ada di Alkitab itu salah (karena Alkitab tidak sesuai dengan sains yang bisa dibuktikan).

Aku isa ngasih gambaran gini, misalnya ada seekor semut yang pengen tau bentuk manusia, lalu dia naek sampe ke kuku jempolnya manusia. Karena merasa sudah berkeliaran di sekitar kuku jempol manusia, akhirnya semut menyimpulkan bahwa manusia itu berbentuk datar, keras dan sedikit item (karena kukunya rada item2)! Si semut tadi menolak konsep bahwa manusia itu punya kepala, tangan, kaki, dst… Yang dia tau, bahwa manusia itu ya kuku. Kasian banget kan?

Sama kayak manusia yang baru nemukan secuil sains yang langsung menyimpulkan bahwa Alkitab (yang merupakan Firman Tuhan sendiri) itu salah dan yang paling bener adalah sains. Cuciaaan deh loe!

Homepg_evolution Sampe sekarang aku tetep percaya evolusinya Darwin (kecuali di bagian bahwa manusia berasal dari kera, itu kesalahan persepsi dari orang awam yang baca buku "The Origin of Species"-nya Darwin. Di situ Darwin gak pernah menyimpulkan bahwa manusia berasal dari kera… Ia menjelaskan bahwa evolusi manusia (yang saat ini berjalan dengan tegak), itu bukan tiba-tiba tegak, tapi lewat proses evolusi ribuan tahun, karena menurut fosil-fosil yang ditemukan, terlihat jelas proses bagaimana proses evolusi hingga manusia yang berdiri dengan tegak seperti saat ini). So, kalo ada yang nanya ke aku, "apa aku percaya teorinya Darwin?", aku akan bilang "Yup! Aku percaya bahwa manusia adalah produk evolusi ribuan tahun, bahkan puluhan ribu tahun! Aku percaya sepenuhnya dengan teori evolusi" Loh kok? Jadi apa aku gak percaya bahwa manusia pertama adalah Adam dan Hawa?

Nah, itu dia! Apa karena aku percaya teori evolusi-nya Darwin, terus aku jadi gak percaya bahwa manusia pertama adalah Adam dan Hawa? Aku percaya 1000% pada Alkitab yang nulis bahwa manusia pertama yang diciptakan Allah adalah Adam dan Hawa.

Jadi kesimpulannya Adam dan Hawa itu manusia prasejarah yang masih mirip-mirip kera gitu? Nyari-nyari makanan dengan cara berburu hewan (ato kadang diburu2 hewan)…? Lucu kan? Kebayang gak sih, Adam berada di sebuah goa, lalu dia bilang ke Hawa, "Hawa, istriku, aku mau berburu rusa dulu, pisau potong-nya kamu asah dulu ya. Apinya siapkan, jangan lupa menyusui Kain dan Habel, nanti kalo dia nangis, bisa-bisa mengundang macan ke sini, terus kalian dimakan, aku kan jadi duda…". Lalu Adam dengan pakaian kulit macan dan pentungan batu segera keluar dari goa itu dan berburu di sekitar taman Eden… Waaahhhh… Itu mah gak pernah ada di Alkitab (ada juga di film California Man) Jadi gimana dunk? Mana yang bener? Adam dan Hawa itu beneran ada ato gak? Adam dan Hawa itu manusia pertama bukan? Kalo manusia pertama, kok bisa jadi tambah banyak gini? Kan asalnya cuman dua biji doang? Kok isa buanyaaakk gini? Bingung kan?

Proses evolusi itu adalah salah satu karya Allah. Perhatikan betapa rinci-nya Alkitab menuliskan:
Kejadian 1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.

Ketika Allah berfirman seperti itu, mulailah proses evolusi. Alkitab gak menuliskan bahwa ini terjadi begitu saja kan? Aku percaya, inilah masa-masa yang berhasil di-teori-kan oleh Charles Darwin, masa evolusi. Kata "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup…" bukanlah sekejap mata dari dalam tanah tiba-tiba muncul harimau, gajah, anjing, kucing, bebek dan hewan-hewan lainnya. Itu semua proses… Lalu Darwin nulis proses itu sebagai evolusi (kita mesti thanks to Darwin yang bisa menjelaskan bagaimana proses "bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup").

Apakah sudah ada manusia waktu itu? Ada tidaknya tergantung pada definisi apa itu "manusia"? Kalau menurut kamu manusia adalah makhluk dengan bentuk yang seperti sekarang ini, ya jelas masih belum ada. (Alkitab masih BELUM menuliskan adanya "manusia"). Kalo "manusia pra-sejarah" kemungkinan sudah ada, yang kemudian fosil-fosilnya ditemukan dan selanjutnya menelorkan teori evolusi Darwin. Tapi itu bukan "manusia" yang sebenarnya… "manusia" yang sebenarnya blom nongol. Jadi kapan manusia beneran-nya muncul? Alkitab menjawabnya di ayat 27.

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
dan di Kej 2:7 "ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup."

Wow! Luar biasa. Inilah manusia yang sebenarnya! Yang serupa dengan gambar Allah dan diberi nafas hidup oleh Allah (aku percaya bahwa "nafas hidup" yang dimaksud adalah Roh Allah, tidak ada makhluk hidup sebelumnya yang diberi nafas hidup/Roh Allah oleh Allah). Kalo ayatnya dibaca emang kliatannya pendek. Tapi itu sama sekali gak menggambarkan waktunya. Perhatikan kata "ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya;", please deh, kalian jangan bayangkan bahwa proses penciptaan itu hanya 1 menit selesai (kilat, kayak cuci cetak foto). Bayangkan aja, kalo nabi Musa (yang nulis Kitab Kejadian), disuruh Allah menuliskan proses yang sebenernya (mulai bagaimana terjadinya alam semesta, planet-planet, tata surya, bagaimana bumi berotasi dan berevolusi, terus proses evolusi yang berjalan selama jutaan tahun, sejarah dinosaurus sampai kepunahannya), pasti umat Israel pada saat itu, pada bilang Musa itu tukang ngibul (karena pikiran mereka gak nyampe pada ilmu-ilmu fisika yang kita kenal sekarang). Jadi Allah memberikan hikmat pada Musa untuk menuliskan apa yang bisa diterima umat Israel waktu itu (tapi juga gak melanggar prinsip sains yang sebenarnya).

Kembali ke Adam tadi, jadi ketika Adam dan Hawa "diciptakan" oleh Allah, kenyataanya memang sudah ada "manusia-manusia" lain (tapi mereka gak diberi "nafas hidup" oleh Allah). Cuman Adam dan Hawa saja yang diciptakan sebagai manusia yang serupa dengan Allah, sedangkan makhluk hidup lain, mungkin serupa dengan manusia (yang kemudian ditemukan fosilnya sebagai manusia pra-sejarah), tapi itu bukan "manusia yang sebenarnya" (yang serupa dengan Allah dan diberi "nafas hidup"). Apa bedanya? Jelas beda dong, manusia yang diberi nafas hidup oleh Allah (Adam dan Hawa), dapat berkomunikasi dengan Allah sendiri, dapat mengerti baik dan buruk (dan lebih gawat lagi, mereka ternyata dapat jatuh dalam dosa!) Tapi, yang pasti, Adam dan Hawa adalah manusia pertama yang diciptakan Allah serupa dengan gambarNya. Dan aku (termasuk kamu juga) adalah manusia yang sebenernya! Karena kita tercipta dengan Roh Allah ada di dalam kita… Pede amat? Jelas dunk, Yohanes  7:39 "Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya;…"

Kamu percaya kepada-Nya kan? Percaya Kepada Tuhan, yaitu Mr. JC yang udah mati di kayu salib untuk tebus dosa kita… Kalo kamu percaya, berarti kamu adalah manusia yang punya "Roh Allah" di dalam tubuhmu. Mau bukti lagi? I Korintus  6:17 "Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.", dan satu lagi: Lukas  11:13b "…Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Nah, keren kan? Sekarang percaya kan kalo Kita ini bener-bener ciptaan Allah?  Bukan "manusia bodoh" (kayak lagunya Ada Band). Bukan sekedar produk dari evolusi manusia.

So, Alkitab ato Sains? Kalo aku keduanya! Aku percaya kelak sains akan berhasil menjelaskan semua kebenaran yang ada di Alkitab, bukan malah menentangnya. It just a matter of time.

NB. Blog ini pasti mengundang kontroversi, it’s ok. You can give your comments and critic as well.

(Buat para saintis, terus temukan kebenaran dan kalian akan semakin dekat dengan kebenaran sejati, the Bible!)

02
Jul

I**a, continues… (Ada apa denganmu?)

Efek4   Hari ini, 1 Juli 2005 adalah hari yang menyenangkan. Ada satu hal yang merupakan "FIRST TIME" buat aku. Hari ini aku menerima "sesuatu". But, sorry, for some reasons, I won’t tell u what it is… Even my parents jg gak tak kasih tau. I’ll keep it as a secret… setidaknya kalo nanti mereka tau, paling tidak bukan aku yang bilang. Satu-satunya manusia yang aku kasih tau, cuman my sister… (Hi sis… tau kan apa itu?). Tapi yang tau tentang hal ini gak cuman dia, orang-orang yang terlibat dalam hal ini juga pada tau… Tapi kan mereka nun jauh di sana. Actually aku gak mo nulis tentang ini. Aku mau nulis tentang I**a. If you don’t know I**a, read my blog "I**a, First Impression". If you DON’T WANT TO know I**a, well… just close your browser or browse to another site, because it just bout her. (I just express my thought, even nobody going to read this… I’m not sure also if I**a read this blog).

Ceritanya gini, I**a ini sekarang lagi ujian. Kita dulu sering kontak2an. Ya, sms2an, ya telepon2an, ya ngobrol2 (tapi gak nge-date!). I**a anaknya asyik diajak ngobrol, tapi kadang mbencekno juga kalo dia udah mengeluarkan jurus "kamu kok cerewet seh…?" Ha? Aku cerewet? Masak? Oke deh, kita tanya ke para pembaca blog sekalian. Friends, yang bilang kalo aku cerewet, angkat tangan! Aku hitung… 1, 2, 3… Gak sampe 5 orang loh **a…! Yang bilang aku gak banyak omong angkat tangan… 1, 2, 3, 4, … 10, 11, … 51, 52, …, 132, … waduh, banyak amat? Last question, yang bilang aku cakep? 1, 2, 3, … 230, 231, … 543, 544, 545,… ok deh, aku gak sanggup ngitung lagi. Terimakasih buat partisipasinya. Sekarang aku percaya kalo aku cakep.

Sebenernya, somehow, aku kalo lagi ngobrol sama I**a ini emang rasanya gak ada abisnya. Bayangkan, kita ngobrol dari topik Benny Hin (yang bawain acara This is Your day) sampe temennya si I**a yang namane Fang2 (ha? gak nyambung buanget!), terus dari pusat rehabilitasi narkoba di Lawang (yang jadi tempat I**a ngumpulin data skripsi) sampe supermarket di Spanyol (jauh buanget kan?), dari kegemarannya makan ice cream, bakso dan coklat (gak mecing banget!) sampe kemalasannya bikin tugas2 kuliahnya, dari hobinya jalan-jalan (dan berceloteh) sampe ke … sampe kembali ke topik jalan-jalan lagi… Buanyak banget yang diomongin.

Tapi kamu percaya gak kalo aku itu ke cewek2 tertentu, bahkan ngobrol lima menit-pun rasanya udah lama banget. Udah gak punya bahan omongan lagi, udah banyak jeda2 di mana gak ada satupun berinisiatif ngomong, udah missing link (Jaka Sembung bawa gitar, gak nyambung jreng…!). Gak semua cewek lo, cuman cewek tertentu aja. Kalo sudah kayak gini, pilihannya cuman satu, yaitu mengakhiri pembicaraan… (kalo alesan mah banyak, "eh, sori, aku kebelet pipis… next time tak telpon lagi", "eh, kamu gak laper? aku laper neh, maem dulu ya…" - tapi itu klasik deh… pengen yang modern? gini ngomongnya: "loh, itu catty kok kawin ama boy…? ya ampun, nanti kalo catty hamil dan punya anak, jadi repot ngurusnya…! entar ya, aku misahin anjingku biar gak kawin ma si boy!" - sebelum dia sempet ngomong, langsung tutup teleponnya… kuatirnya kalo dia juga seneng ma anjing, nanti dia malah ngomong "eh, gak papa kawinin aja, nanti anaknya kasih ke aku…", gubraaaak…!!! tapi kalo dia ngomong gitu, harus pake jurus gini "loh, anjingku itu jelek, kudisan, kurap, kurus, jarang mandi, gak terawat… anaknya pasti gak jauh-jauh dari itu… kamu mau ta?"… dan akhirnya kalian bisa ngobrol2 kembali dengan topik anjing).

Kembali ke I**a. Sekarang aku kehilangan kontak ma I**a. Jadi gak pernah kontak… Honestly, aku kehilangan banget… Kehilangan gaya bicaranya yang khas (full self confidence, walo kadang sifat kanak2nya muncul), kehilangan ketawanya (yang gak malu2 kayak para cewek umumnya), kehilangan gaya ber-sms-nya (yang selalu bales pendek2, to the point), kehilangan ke-sanguin-an-nya yang I miss most from her.

Kalo di-nyanyikan, cocoknya pake lagunya PeterPan yang "Ada apa denganmu", ato lagunya Josh Grobban yang "She’s out of my life" (versi asli punyanya Michael Jackson juga boleh), ato lagu "Ada apa dengan cinta"-nya Melly (yang diganti judulnya jadi "Ada apa dengan I**a") juga cocok. Ada lagi, mundur lima tahun yang lalu, cocoknya lagunya si Ronan Keating yang "When you say nothing at all", ato The Corrs yang "Runaway" atau Broery Marantika yang "Kau bukan dirimu lagi", mo lebih mundur lagi lagunya The Cranberries yang judulnya "Zombie"… Loh, gak nyambung ya? Sori… sori… =D Emm.. Actually, keadaan gini, i’d rather lagunya Maroon 5 yang "She will be loved". Yup, she will be loved, if only … (hmm…)

(Buat yang ngerasa close enuf ma I**a [ato i**a sendiri?], can u tell me what’s going on with her…? Hope she’s fine, and soon become a young medical doctor…)