Archive for May, 2006

28
May

[hebatnya cinta]: Puberty-For-Dummies-part-1

Warning: Blog kali ini dikategorikan "Parental Guidance Suggested". Not provided to children under 15 without parental guidance…! 

[blog ini inspired dari obrolan tentang pubertas ma the-girl-who-has-initial-name-P]

Kalo aku nanya ke sebuah kelas yang isinya young teenages (ato anak2 early college) dengan sebuah pertanyaan "apa yang ada di benak kalian ketika pertama kali mendengar kata ’seks’?" (ok, kamu yang baca boleh juga menjawabnya!).

Aku dapet banyak tanggapan, seperti:
"bikin anak" [seks dilakukan untuk bikin anak! ok, bisa diterima]
"hubungan antara cewek dan cowok" [Ooo... jadi menurut dia, hubungan dengan cewek walo skedar ngobrol2 doang juga disebut hubungan seksual? wah, aku jadi banyak melakukan hubungan seksual dunk... gubraaak!]
"hamil" [hmm... seks dan hamil. cukup identik]
"penyakit" [ok, seks dan penyakit... Mr. Lukman Hakim dapat menjelaskan dengan lebih detail pada mata kuliah Penyakit Menular Seksual]
"alat kelamin!"
"pornografi!"
"17 tahun ke atas!"
"pelecehan!"
"erotis!"
"cewek…!" [wah, yang menghubungkan cewek dengan seks pasti ngeliat cewek sebagai objek seks!]
"suami-istri!"
"nafsu"
"pubertas"
"…"
(ok deh, kamu boleh punya pendapat sendiri tentang apa yang muncul di benak kamu ketika kamu dengar kata "seks"…)

Semua tanggapan bisa diterima. Tapi ada satu kata yang jarang banget aku denger… Kebanyakan tanggapannya terhadap seks adalah hal2 yang "itu-itu" dan hampir semua menanggapi seks secara negatif… Kata yang sebenernya lebih bisa menjelaskan seks secara positif, tapi jarang banget kata ini muncul bersamaan dengan "seks". Tau nggak kata apa?

Kata "CINTA".

Iya, kata cinta itu jarang banget muncul bersamaan dengan kata seks. Padahal seks itu salah satu aspek terpenting dari cinta. Maksutku, bukan setiap cinta harus related dengan seks. Bukan. Tapi dasar kegiatan seks yang dilakukan oleh makhluk hidup yang namanya manusia ini, adalah cinta. Beda ma makhluk hidup yang namanya hewan. Hewan nggak perlu cinta untuk berhubungan seks! Knapa manusia perlu cinta? Well, it needs verrrryy long explaination. Next time deh.

Ada satu lagi tanggapan yang menarik dari kata "seks" ini… Kata "pubertas". Kamu boleh anti dengan kata "seks", kamu boleh nggak suka ngomong2 tentang "seks", kamu boleh nganggep "seks" itu sesuatu yang tabu… Tapi yang nggak bisa kamu hindari adalah masa pubertas, di mana organ2 seks kamu mulai tumbuh dan kamu berubah dari a girl menjadi a woman dan a boy jadi a man. Ini masa yang akan membedakan kamu ma anak2. Once ur puberty period is started, it can’t be stopped…! Nggak bisa dihindari dan periode itu akan jalan terus tanpa bisa dikontrol…

It all starts from inside ur head. Ada sebuah kelenjar kecil inside our head yang besarnya nggak lebih dari 5% ukuran kepala. Namanya hipotalamus. Walopun kecil, tapi hipotalamus ini bener2 bikin hidup lebih hidup… Kalo kamu ngerasa haus ato lapar, itu gara2 sinyal2 yang dikirim hipotalamus. Suhu tubuh dan tekanan darah kamu juga dikontrol ma hipotalamus ini. Dan tanpa bisa dikontrol, ada suatu masa ketika hipotalamus ini mengirim pesan "penting" yang dibawa oleh darah. Pesan itu berbunyi:
"Sudah saatnya anak ini jadi lebih dewasa… Siapapun yang bertanggung jawab terhadap kedewasaan anak ini, harap melakukan tugasnya sebaik2nya". Dan untuk meyakinkan bahwa pesan tersebut diterima dengan baik, hipotalamus mengirimkannya pada malam hari setiap 90 menit sekali!

Dalam tubuh cowok, pesan itu ditangkap oleh testis.
Dalam tubuh cewek, pesan itu ditangkap oleh ovarium.

Lalu mulailah periode pubertas yang nggak akan bisa dihentikan. Testis dan ovarium memulai tugasnya dengan "mencampur" darah dengan hormon estrogen dan testosteron… Dulu pas pelajaran biologi SMA, aku nggak suka kalo denger kata "hormon", abisnya nggak pernah isa bayangkan "bentuk"nya hormon itu kayak apa… dijelasin juga nggak bisa "ngeh". Mana namanya aneh2 lagi… Ada insulin, tiroksin, thyroid-stimulating hormone, vasopressin, calcitriol… Pheeew…! Bagi yang senasib ma aku, nggak pernah ngerti hormon itu apa, gampang deh. Bayangkan darah yang ngalir di tubuh kamu itu adalah air di sebuah gelas, terus air di gelas itu kamu campur ma gula dan diaduk2… gulanya nggak akan kliatan, tapi efek dari gula itu isa dirasakan, yaitu airnya jadi manis. nah, hormon juga sama… dia ada, nyampur di dalam aliran darah, nggak kliatan tapi efeknya isa kerasa… Contohnya hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas (tau nggak letak pankreas? dia ada di deketnya lambung). Dia (hormon insulin, bukan pankreas) punya tugas masuk ke dalam aliran darah untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Kalo ada gangguan ma pankreas sampe hormon insulin nggak isa diproduksi, maka dokter akan bilang kamu diabetes mellitus (DM). Tapi out of topic deh, tentang DM ini kamu isa nanya2 ke the-girl-who-has-initial-name-P yang lagi bikin neliti tentang DM ini buat skripsinya.

Where was I? Oh ya, hormon estrogen dan testosteron. Hormon ini langsung teraduk2 dalam darah yang bersirkulasi ke seluruh tubuh, dari ujung kaki sampe ujung kepala! Dan mulailah tubuh kamu berada dalam periode pubertas… Ada yang berubah dalam tubuh kamu… Estrogen dan testosteron mengubah tubuh kamu dengan caranya sendiri2. Sebelumnya, anatomi antara cewek dan cowok itu masih sama… sampe estrogen dan testosteron mengubahnya. Mulai ada perubahan antara cewek dan cowok.

Cewek yang dipenuhi ma estrogen, mulai merasakan reaksinya… Ada perubahan di dadanya… sel2 yang nantinya membuat aliran susu mulai membelah, "dark area" di sekitar puting mulai terbentuk dan… lemak ditambahkan di sana… Kok bisa gitu? Tanyakan pada estrogen… dia yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap bentuk dada para cewek pada masa pubertas! Dan kabar buruknya, kamu nggak isa protes ke estrogen untuk mengubah bentuknya… Jadilah seperti yang whatever estrogen said… Inilah saatnya para cewek mulai mengenakan "sesuatu" yang nggak akan pernah dikenakan para cowok, yaitu bra. (Ok, para cowok, mari kita bersyukur bahwa testosteron nggak berefek "seganas" estrogen yang dengan semena2 mengubah bentuk dada… so, that’s why u, para cowok, have to respect girls!).

Dada adalah perubahan fisik yang kliatan langsung. Tapi efek dari estrogen nggak berenti sampe di situ… Kutukan estrogen masih berlanjut di dalam tubuh, tepatnya di ovarium. Walopun cuman segede buah kenari yang terletak di kiri dan kanan, tapi ovarium ini berisi bahan mentah untuk kehidupan baru… (merujuk pada bahasa latin, "rium" itu berarti tempat, aquarium: tempat air, laboratorium: tempat kerja). Kalo ovarium ya berarti tempat ovum ato tempat telur. Kalo di kulkas namanya egg tray, tapi ovarium nggak kayak egg tray (which is kita bisa naroh beberapa butir telur ayam di dalamnya). Kamu nggak isa naroh telur ayam di ovarium, apalagi telur burung onta. Ketika kamu terlahir dengan jenis kelamin cewek, Tuhan udah naroh telur di ovarium itu, ya kira2… ada skitar 100 ribu-an butir lah di setiap ovarium (aku nggak ikut2 ngitung…) dan jumlah itu nggak berubah. Setiap bulan, salah satu telur akan dilepas… dibawa ke tuba fallopi menuju rahim. Percaya ato nggak, walopun jarak antara ovarium ke rahim cuman 15cm, tapi telur tersebut menempuh perjalanan 3 hari sampe akhirnya sampe ke rahim…! Sementara itu, rahim mempersiapkan diri untuk kemungkinan hamil. Gimana caranya? Rahim akan menebalkan diri agar jadi tempat yang nyaman untuk perjalanan akhir si telur tadi. Ok, bayangkan rahim adalah tempat tidur slumberland dengan tebal 1cm… dan si telur (setelah menempuh perjalanan 3 hari), akan bersantai2 di situ menunggu "pasangannya" (yaitu si sperm). Kalo nggak ada sperm, maka tempat tidur slumberland tadi akan segera rontok dan dikeluarkan lewat cervix ato mulut rahim. Pada fase ini, cewek akan kehilangan semangkok darahnya… (yang di dalamnya ada si telur dan tempat tidur slumberland tadi…). Ok, proses rontoknya telur dan tempat tidur slumberland itu adalah istilahku. Orang2 lebih familiar dengan istilah menstruasi ato haid ato datang bulan ato "lagi dapet" ato "lagi itu"… whatever lah… Intinya cuman satu, telur dan tempat tidur slumberland tadi keluar karena si sperm nggak membuahinya. Sampe kapan? Ya sampe fase yang namanya menopause. Kata the-girl-who-has-initial-name-P, sampe pabrik telur-nya tutup… Tapi kalo di cowok, pabrik sperm-nya nggak perna tutup, produksi terus dengan kecepatan 1000 sperma setiap detik…! [bener2 pabrik yang efisien!]

Nggak cuman para cewek yang mengalami "kutukan estrogen"… Para cowok juga mengalami "kutukan testosteron" pada masa2 pubertas ini. Ada rambut2 mulai tumbuh di tempat2 tertentu which is cewek nggak, yaitu yang disebut jenggot, jambang dan kumis… Tips garink buat para cowok: kalo nggak kepingin rambut2 tersebut nggak tumbuh lagi, caranya gampang… Kamu nggak perlu ramuan yang aneh2. Logikanya, rambut2 tersebut tumbuh karena adanya "kutukan testosteron", karena hormon testosteron yang diproduksi oleh testis. Jadi kalo testis kamu diambil (ini definisi untuk dikebiri), maka hormon testosteron nggak akan ada dalam aliran darah… Akibatnya "kutukan testosteron" akan berhenti… Nggak akan ada lagi perintah dari testosteron untuk menumbuhkan rambut2 itu. Tapi kabar buruknya, itu sama saja menutup pabrik sperma yang artinya kamu nggak akan bisa memproduksi sperma… Akibatnya? Ya, nggak akan ada telur yang bisa dibuahi… Ato dalam bahasa simpel, kamu nggak isa punya anak.

Masih banyak "kutukan estrogen" dan "kutukan testosteron" yang bakal kamu rasakan (bagi yang blom). Kamu pasti mengalami salah satunya, tapi nggak keduanya! That’s normal kok. Kamu nggak usah takut. Semua orang mengalaminya. Aku juga mengalaminya dan skarang fase itu udah selesai dengan sempurna (walopun aku rada2 telat dibandingkan rata2 cowok laen… that’s explain knapa aku masih kliatan imut, oh… nggak nyambung ya?)

Bagi yang sudah ngelewati fase pubertas, selamat! Kamu berhasil menyelesaikan salah satu fase terpenting dalam hidup kamu. Dan kamu sudah bisa disebut pria ato wanita dewasa secara fisik. Organ seks kamu sudah terbentuk dengan sempurna, dan kamu sudah bisa melakukan kegiatan seks (untuk be-reproduksi!). Jadi, kalo kamu ada di suatu kelas, lalu ada guru yang nanya "apa yang ada di benak kalian ketika pertama kali mendengar kata ’seks’?", kamu bisa jawab dengan lantang… "kutukan estrogen!" Kalo gurunya bingung, kamu bisa jelaskan tentang kutukan2 yang terjadi termasuk kisah perjalanan si telur dan tempat tidur slumberland tadi…

[buat yang blom merasakan "kutukan estrogen" ato "kutukan testosteron": BE READY... IT'LL COME TO YOU SOON.. VERY SOON...!]

NB. Tidak ada manusia yang terluka apalagi terbunuh selama proses pembuatan blog ini.

Walopun aku berusaha nyari banyak resource untuk menuliskan blog ini, tapi masih sangat  mungkin ada kesalahan konsep dalam penjelasan yang aku berikan (because the lack of my knowledge), so please… kamu bisa memberikan perbaikan di komen ato message aku.

21
May

Frenemy

Coba tebak, apa arti dari frenemy? Kalo diliat di kamus Ing-Ind nggak bakalan ada. Yang paling deket dari kata frenemy itu kata frenetic yang artinya hingar-bingar. Tapi frenemy di sini nggak ada hubungan sama sekali dengan hingar-bingar.

Frenemy itu aku pakai untuk mengistilahkan friend yang ternyata adalah enemy. Okelah, dalam bahasa Indonesia boleh disebut dengan TTM… Loh kok? Maksutnya bukan Temen Tapi Mesra (kayak lagunya Ratu), tapi Temen Tapi Musuh… Jadi kalo kamus Ing-Ind ada revisi, kata Frenemy ini bisa dimasukkan sebagai noun yang artinya adalah Teman Tapi Musuh (TTM).

Kebayang nggak sih kamu punya temen tapi musuh? Ato jangan2 kamu langsung isa nyebut nama2 frenemy yang kamu punya…? Entar deh… Karena frenemy adalah istilah baru, mari kita sepakati terlebih dulu siapa saja yang dapat dimasukkan ke dalam frenemy ini.

Frenemy #1. Temen yang di depan kamu kliatan baik, suka muji2 kamu, tapi di belakangmu ternyata ngomong yang jelek2 tentang kamu.

Frenemy #2. Temen yang nggak mau berkorban, maunya nyari keuntungan melulu dari kamu. Prinsipnya "Kalo bisa nggak bayar, knapa harus bayar…".

Frenemy #3. Temen yang kalo diajak ngobrol, mesti kalimatnya negatif melulu. Suka mengkritik dan menjelek2an orang lain.

Frenemy #4. Temen yang selalu fokus ke dirinya sendiri. Nggak punya rasa simpati ke temen laen. Nggak peduli ma temen, tapi kalo dia lagi ada masalah, pinginnya temen2nya pada perhatian ke dia.

Frenemy #5. Temen yang nggak pernah mau disalahkan. Selalu merasa bahwa dirinya adalah yang paling bener dan selalu menghindari tanggung jawab.

Kebayang? Pernah punya frenemy nggak? Sukur kalo kamu nggak pernah punya frenemy ini. Tapi kalo punya frenemies (jamak), waaa… nggak kebayang deh repotnya… Orang punya satu frenemy aja kadang udah bikin stress… Tapi oke deh… Kita nggak hidup di perfect world di mana semua temen kita adalah temen2 yang tulus, yang baik, yang siap membantu… Nggak… Bumi yang kita injak ini adalah suatu lingkungan yang jauh dari sempurna. Mau nggak mau, suka nggak suka, kita akan ketemu dengan frenemy2 yang bakalan ada di sekitar hidup kita (dan mengacaukan hidup kita).

Jadi kamu jangan heran deh kalo kamu ketemu ma temen yang ternyata frenemy. Eh, ngomong2, frenemy ini kayaknya bisa jadi adjective juga… Misalnya, "Tono itu ternyata frenemy banget ya…" ato "Dia itu nggak se-frenemy yang kamu kira…", ato sebagai degree en comparison, "Kayaknya Tono lebih frenemy ktimbang Hasan deh…" 

Ok, jadi selain sebagai Noun, frenemy juga dapat berfungsi sebagai adjective. Kalo verb bisa nggak ya…? "Dulu gua emang nge-frenemy-in dia… Tapi sekarang nggak lagi kok…" Kalo verb, berarti mesti punya V1, V2 dan V3… Biar gampang V1-nya frenemy, V2 dan V3-nya frenemied.

Loh, kok jadi pelajaran berbahasa…? Where was I? Oh, iya kita nggak pernah bisa menghindari para frenemy selama kita nginjak bumi ini. They always there and then slowly ruin your life. Karena mereka selalu ada, ya aku pikir, kitanya aja yang perlu ngubah mindset (dan bertindak dengan tepat) kita kalo ktemu ma para frenemy ini (sebelum mereka mengacaubalaukan kehidupan kita)…

Pertama, kalo kamu ketemu ma frenemy dari jenis spesies apapun (baik spesies type #1, #2, #3, #4, ato #5), jangan masukkan dia ke dalam ring friendship. Tentang pembagian ring pertemanan, kamu bisa baca di sini. In case udah kejadian dan kamu terlanjur memasukkan dia ke dalam ring friendship, ya keluarkan aja dari ring friendship kamu. Letakkan dia di ring make contact ato introduction yang nggak perlu dikontak sama sekali. Gampangnya sih, kalo ketemu frenemy, nggak perlu dideketin ato diakrabi… Kamu nggak perlu kuatir nggak punya temen… Kalo kamu nggak punya potensi untuk jadi frenemy, ya kamu pasti punya banyak temen. That’s rule. Selama kamu punya good attitude, nggak berpotensi jadi frenemy, ya pasti orang akan seneng berteman dengan kamu. Tapi kalo kamu punya potensi jadi frenemy, ya jangan heran kalo kamu bahkan nggak punya temen di ring make contact. Temen kamu bahkan akan malas untuk sekedar mengontak kamu.

[tapi by the way, aku kok jadi mikir bahwa sebenernya kita semua ini punya potensi untuk jadi frenemy... baca lagi deh ke-5 jenis2 frenemy tadi... kayaknya ada semacam sifat alami dari kita yang merasa "enak" kalo jadi frenemy. tul nggak? ato cuman aku aja yang ngerasa? tapi seandainya emang potensi/benih untuk jadi frenemy itu beneran ada dalam diri kamu, ya... demi menjaga ketentraman lingkungan bersama, nggak perlu dikembangkan]

Kedua, kalo kamu ketemu frenemy, kamu mesti cek diri kamu kamu. Jangan2 kamu itu juga termasuk dalam golongan frenemy (entah yang jenis #1, #2, #3, #4, ato #5). Nggak heran kalo seorang frenemy di-frenemy-i oleh orang lain. Kalo ternyata kamu beneran frenemy, ya kamunya mesti berubah dulu dunk. Jangan keburu2 nge-judge orang laen sebagai frenemy (of the state) kalo kamu sendiri adalah frenemy. Kalo katanya Josua, "Jeruk kok makan jeruk", maka ini namanya Frenemy makan frenemy…

Ketiga, punya frenemy itu ada baiknya juga kok. Buat aku, seorang frenemy itu bisa aku gunakan untuk mengaca. Maksutnya dari frenemy itu aku bisa membentuk dan mengubah karakterku. Aku jadi ngerti bahwa tindakan2 yang dilakukan frenemy (jenis apapun) ke aku, ternyata nggak disukai orang lain. Aku jadi tau, "Ooo… ternyata kalo nge-jelek2an orang laen itu bikin sakit ati orang yang di-jelek2an to…" Aku kan nggak akan ngerti sakitnya dijelek2an di depan orang kalo nggak ada frenemy yang ngelakukan itu ke aku? Nangkep nggak? Maksutku, whatever yang dilakukan frenemy ke kita, itu isa jadi patokan buat kita bahwa hal itu nggak baik. Kita jadi isa ngukur bahwa tindakan yang dilakukan frenemy tersebut bener2 bikin kita tau bahwa itu nggak disukai. Kita nggak pernah tau rasanya sakit kalo kita nggak pernah disakiti. Kita nggak pernah tau nggak enaknya dijelek2kan di depan orang kalo nggak pernah di-frenemy-i oleh frenemy #1. Karena kita udah tau nggak enaknya, that’s why kita berusaha agar nggak jadi frenemy. Kita berusaha mengikis karakter2 yang mengarah ke frenemy. Jadi potensi2 untuk jadi frenemy itu mesti dipendam dalam2.

[buat para frenemy:
Peringatan Windra (walaupun tidak ada bukti2 medis yang mendukung):
Frenemy (as a verb) dapat menyebabkan stress, depresi, kehilangan teman, gangguan mental dan kejiwaan serta hilangnya sukacita. Jika gejala frenemy berlanjut, segera berkonsultasi dengan psikolog terdekat."
]

14
May

Crossroad (lagi…!)

Prolog:
Ngerasa ato nggak, hidup itu jadi asyik karena ada pilihan. Kalau kita nggak pernah punya pilihan, aku yakin hidup jadi hambar. Justru karena macam2 pilihan dalam hidup itu yang membuat kita berbeda (dan dibedakan) ma orang laen. This is about one of my crossroad yang harus aku ambil. Salah satu Keputusan-untuk-masa-depan-(yang-sulit) yang aku harus ambil. Ternyata, sampe kapanpun, kita nggak pernah berenti berhadapan dengan yang namanya crossroad, yang mana harus kita pilih beserta dengan segala konsekuensinya.

Malem minggu kemaren, skitar jam 21.30an (tanggal 13 Mei yang bertepatan dengan hari raya Waisak), kami berempat (para FCTs) menyusuri jalan untuk mengantarkan Budi yang hampir mati kelaparan karena belum makan malam. Sebenernya aku nggak terlalu lapar karena sorenya sempat makan All u can eat di Papa Ron’s (dan menghabiskan "cuman" 6 slices). Aku juga sempet ke kost The-girl-who-has-initial-name-p (Tgwhinp) untuk ngambil kompie-nya yang mau aku cek di rumah (katanya sering nge-hang2 gitu).

Seperti yang aku tulis di blog yang ini, aku sudah LIBUUUR PANJANG. Tugas mengajar untuk tahun ajaran 2005/2006 sudah selesai (dan waktuku untuk menulis jadi berlimpah2, thanks God!). Ya, tugas ngajarnya cuman tersisa njaga sumatif yang cuman 2 hari doang. Pas dalam perjalanan malem minggu kemaren, kami ngobrol2 banyak hal.

Di tengah2 obrolan, aku sempet nyeletuk, "Aku dah libur panjang loh… Kayaknya aku nggak memperpanjang kontrak ngajar lagi untuk taon ini…" Sbenernya aku mengharapkan mereka curious, en nanya, "loh, terus rencanamu apa", ato "loh, knapa?", ato yaa… komentar2 seperti itulah. Tapi alih2 dikasi pertanyaan gitu, si Roy (yang besok ada acara tukar cincin ma tunangannya) malah dengan santainya ngomentari, "ah, taon lalu loe juga ngomong gitu…" Aku inget, taon lalu aku emang juga bilang hal yang sama, bahwa aku akan berenti ngajar. Tapi kenyataannya, aku memperpanjang kontrak setahun lagi dengan mengajar kelas X dan ya… aku belajar dan dapet pengalaman2 yang luar biasa selama1 tahun ini!

Sebenernya, mereka (para pejabat atas yang ngurus masalah kontrak kerja) itu nggak terlalu strict ma aku. Aku diberi kebebasan sepenuhnya untuk milih hari ngajar, milih kelas yang diajar, milih partner mengajar, milih mau ngajar berapa jam seminggu (bahkan sampe materi dan buku panduan, diserahkan ke aku…) Kurang apa coba? Mana ada sih kerja diberi pilihan kayak gitu? Mostly para pegawai nggak punya pilihan selain kerja dari Senin sampai Sabtu dengan jam kerja pagi sampe sore. (Mungkin karena keenakan sistem kerja seperti itu, aku sampe nggak pernah mau kerja di kantor).

Dan inilah crossroad-nya. Persimpangan jalan dengan dua tanda.
Yang pertama: Kembali ke skolah dan mengajar –> 1 tahun
Yang kedua: xjdfjduer kul sdfnvc nulis jdfe –> ?

Tanda yang kedua itu emang nggak isa terbaca dengan jelas. Tapi ada beberapa kata yang isa terbaca, yaitu "kul." dan "nulis". Itu yang aku lakukan kalo aku milih persimpangan jalan ke-2 (dengan catatan kalo aku diterima "di situ"). Dan, emang bener… selain kedua hal itu, aku nggak bisa baca en nggak bisa ngeliat apa yang akan aku hadapi kalo aku masuk ke jalan itu. Seperti masuk di sebuah hutan yang mana aku nggak pernah ke sana sebelumnya. Kalo milih jalan pertama, aku bisa ngeliat dengan jelas apa yang aku hadapi. Aku sudah apal di mana lobang jalannya, di mana tempat istirahatnya, di mana tanjakannya, di mana jalan yang curam… I’ve passed this road for 8 yrs!

Dan aku harus milih… Ok2, nggak ada episode Who wants to be a millionare lagi. Aku akan just do it. Seperti yang perna aku tulis di K-U-M-D ini, bahwa milih crossroad itu bukan masalah bener ato salah. Hanya masalah mindset aja. Kalo kita isa enjoy dengan apa yang udah dipilih, it means itu keputusan yang bener… Tapi kalo kita nggak pernah enjoy dengan apa dipilih, ya saat itu aku tau bahwa itu keputusan yang salah.

[buat aku deh, apapun keputusan yang aku ambil, I'll enjoy it!]

07
May

[Personal Life]: The-girl-who-has-initial-name-”P” (Tgwhinp)

Minggu ini, udah genap 4 orang yang bilang "Win, kayaknya kamu tambah kurus…" Seneng juga punya temen2 yang perhatian seperti mereka (A*, S*, dan F*), dan akhirnya muncullah tekad dari dalam diriku untuk melakukan program "body builder" dengan cara:

  1. Setiap kali makan, mulai memikirkan: "Rasa kenyang hanyalah sebuah ilusi…"
  2. Menyiapkan waktu 30 menit setiap hari untuk berlatih di Gym (ok, Gym di sini merujuk pada kamar tidurku). Latihan bisa berupa latihan berat seperti push up, sit up sampai latihan yang ringan seperti tidur berselimut. Setiap kelebihan 10 menit, tersedia bonus pizza di Bingo Resto atau burger di McD (berlaku kelipatan).
  3. Mengubah kebiasaan minum segelas susu sapi menjadi dua gelas susu sapi dengan tambahan 2 sendok makan bubuk coklat (lalu tambahkan juga satu sendok gula, aduk rata selama kira2 2 menit… Sajikan susu hangat2, jika berselera dingin, Ibu2 bisa menambahkan es batu atau menaruhnya di kulkas selama 30 menit. Selamat menikmati susu coklat…).
  4. Menambah anggaran untuk membeli camilan (kudapan). Dari camilan yang ringan seperti snack, coklat sampai camilan yang berat seperti ayam goreng. Saran garinknya adalah: makanlah kudapan ketika berada di depan komputer atau nonton TV.

Ok, kita lihat dalam 1 bulan, apakah program ini berhasil membuat temen2ku bilang "Win, kayaknya kamu tambah gemuk deh…" Kalo nggak berhasil juga, berarti Tuhan emang mengaruniakan kepadaku metabolisme tubuh yang luar biasa, yang tidak mengizinkan tubuhku menjadi gemuk (ya… selain wajah yang cute).

Nah, selain masalah body builder ini, 2 minggu terakhir ini bener2 minggu yang full of story! What a looooooong week…!

Hari Selasa, 25 April lalu (sekarang udah bulan Mei yak?), aku kenalan ma seorang cewek yang sanguin en kolerik, yang diawali dengan sebuah SMS garink…
"km P***** ya? aku windra…" [garink abis deh!]
lalu dia bales:
"iya, km…" [nggak kalah garinknya]
dan aku bales:
"dari e…" [tingkat ke-garink-an smakin menjadi2]
balesannya:
"…" [semakin garink]
akhirnya aku bales:
"…" [dengan keyakinan bahwa tidak akan ada sms yang lebih garink lagi]

Dan demi menjaga stabilitas hubungan, maka aku memutuskan untuk menelepon The-girl-who-has-initial-name-"p" (Tgwhinp) ini. Dialog lewat telepon ini terjadi selama 8 menit. Yup, 8 menit yang paling bersejarah dalam hubungan antara aku dan Tgwhinp. Dan tebak… Dengan diawali sms2 yang super garink, nggak pernah ketemu sebelumnya, nggak tau latar belakang masing2, kamu bisa menduga obrolan seperti apa yang terjadi selama 8 menit yang bersejarah itu… (Jadi inget Stephen Hawking, si fisikawan itu, yang pernah nulis buku The first 3 minutes. Di buku itu menjelaskan tentang 3 menit pertama terjadinya alam semesta. Tiga menit yang sangat menentukan terbentuknya alam semesta, sehingga alam semesta jadi yang kita diami saat ini. Well, aku ternyata aku juga punya The first 8 minutes versiku).

Ketika tahu bahwa Tgwhinp ini adalah teman The-girl-who-still-remain (yup, satu kampus dan satu angkatan, it means Tgwhinp adalah juga seorang mahasiswi kedokteran semester 8), aku jadi curious tentang kabar The-girl-who-still-remain. Alih2 dapat informasi tentang The-girl-who-still-remain dari Tgwhinp, aku malah jadi lebih kenal ma Tgwhinp ini…

Physically, Tgwhinp itu anaknya cakep, pinter nge-dance, fun dan (the most important) dia cinta Tuhan banget. Bisa jadi temen ngobrol yang asyik karena dia punya wawasan yang luas. Her thoughts en opinions show that she’s spiritually mature. Dia bisa punya pikiran gini: "dalam sebuah pernikahan, fisik itu bukan yang terpenting. next 20-30 years, semua daya tarik fisik dari masing2 pasangan udah ilang…" Lalu dengan panjang lebar dia explain hal2 yang mendasari pendapatnya itu. Aku kagum banget ma dia… Pikirannya dewasa, padahal she’s just 22yrs old loh! Not only that, dia juga isa discuss hal2 yang menambah wawasanku…

Aku enjoy berteman dengan dia… Dan untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku ditawari segelas susu Nesvita ketika maen2 ke kostnya (yang mana nggak bisa aku tolak karena ketulusannya saat menawari…). Sebenernya dia juga sekalian sarapan, karena kebiasaan sarapan Tgwhinp adalah segelas susu Nesvita.

Jadi, hari2 dalam minggu ini semakin bikin aku lebih kenal ma Tgwhinp. Hari Kamis lalu pas ada resepsi pernikahan di GMS, aku ngeliat dia nge-dance (slow dance)… Speechless banget aku ngeliat dia nge-dance… Kayak Sinchan yang lagi ngeliat cewek cakep… (ok, hilangkan dari bayangan kalian bagian ngiler dan pandangan mata mesum). So, malemnya aku sms dia:
"i miss the chance to get ur picture when u were dancing… makes me can’t prove to my friends that angels do really exist."

Aku nggak tau gimana perasaan cewek kalo dapet sms kayak gitu (girls?)… But, i want to tell her that it was from my heart…
Besok siangnya, hari Jumat pas aku lagi makan siang, aku inget Tgwhinp… Aku sms dia lagi: "even an angel need some lunch. especially when she just drinks a glass of nesvita for breakfast."

Dan selama 2 minggu ini, kami diskusi banyaaaaaak topik. Aku berusaha kenal Tgwhinp dengan lebih lagi, dan inilah fakta2 yang aku dapet:

  1. Obviously, dia cakep, keren en jago nge-dance (motorik intellegence-nya bagus).
  2. Tgwhinp punya iman yang kuat. Dewasa secara rohani (kecuali pada bagian males nonton VCD BSP yang udah aku pinjemi)
  3. Tgwhinp adalah cewek yang punya prinsip. She’ll stand for what she believe.
  4. Menyenangkan baik sebagai teman bicara maupun pendengar. Dia tau kapan harus bicara dan kapan harus mendengar.
  5. Dia mau menerima SIAPAPUN as a friend dengan tulus. What a wonderful attitude!
  6. Dia seorang calon dokter yang, aku percaya, someday akan jadi dokter dengan dedikasi sepenuhnya kepada pasien2nya. She’ll be a brilliant doctor yang disukai pasien2nya karena semua good attitude yang dia punya.
  7. Dengan sikap2 yang dia punya di poin 1-6, tambah satu fakta lagi bahwa dia seorang cewek yang sangat humble, bener2 rendah hati.

Looks, brain, personality… What more u can ask from a girl?

Dan inilah episode puncaknya… Kamu berada di kuis Who wants to be a millionare. Lampu2 menyorot ke arah kamu yang sedang duduk di kursi panas… Tantowi Yahya, host acara kuis, sedang akan memberi kamu pertanyaan terakhir. Pertanyaan 1 milliar… Semua wajah penonton di studio tegang, dan bertanya2 apakah kamu orang pertama yang berhasil menjawab pertanyaan 1 milliar ini dan pulang dengan cek 1 milliar? Lalu perlahan2, Tantowi Yahya mulai membacakan pertanyaannya…

"T-g-w-h-i-n-p… Seorang cewek luar biasa yang dikenal oleh Windra 2 minggu yang lalu, di mana Windra kagum dengan hampir semua aspek yang ada pada dirinya… Kagum dengan kepribadiannya, kagum dengan sifat2nya, kagum dengan jalan pikirannya… Kita tahu bahwa twhhinp memang seorang cewek yang luar biasa…" Tantowi Yahya berhenti sejenak. Merasakan ketegangan yang semakin menjadi2 di studio… "Lalu pertanyaannya, apakah yang akan dilakukan Windra selanjutnya? Apakah A." Layar monitor segera menampilkan opsi A "Menyatakan cintanya kepada Tgwhinp dan berharap agar Tgwhinp mau jadi pacarnya". Kamu menggeleng lemah. Lalu menantikan opsi B.
"Apakah B. Menganggap Tgwhinp just a friend, tidak lebih seperti teman2nya yang lain." Kamu ragu… "Apakah C. Menjalin hubungan sebagai teman baik… atau apakah D. Segera melakukan pendekatan yang intensif untuk lebih mengenal Tgwhinp." Matamu melebar membaca pilihan D.

Kamu mulai menganalisa… Windra nggak akan cukup bodoh untuk begitu saja menyatakan cintanya ke cewek yang baru dikenalnya 2 minggu. Pilihan A jelas2 pilihan yang sangat menghina intelejensi kamu terhadap pengenalan akan Windra. Windra juga nggak semudah itu melepas cewek dengan kualitas seperti Tgwhinp dan menganggap just a friend. Jadi kemungkinan jawabannya adalah…

Kamu tidak begitu yakin. Kamu segera minta clue lewat fasilitas fifty-fifty. Komputer menghilangkan 2 pilihan. Kamu memperhatikan monitor dan pilihan yang dihapus adalah pilihan A dan B. Tinggal pilihan C, yaitu "Menjalin hubungan sebagai teman baik" dan D. "Segera melakukan pendekatan yang intensif untuk lebih mengenal Tgwhinp.". 1 Miliar… Kamu sudah mulai merasakan 1 miliar di tangan kamu. C atau D… Tapi, demi 1 miliar, kamu memanfaatkan fasilitas terakhir, yaitu ask the audience. Statistiknya semakin memperkuat dugaan kamu…98% jawaban (dari 100 orang) ask the audience adalah… D dan hanya 2% yang menjawab C.

"So, the final answer will be…?" Tanya Tantowi Yahya.
Penonton tegang. Kamu masih mencoba menganalisa. Satu detik… satu menit… Dua menit…
"D", jawabmu akhirnya.
"D? So the final answer is D…?" Tanya Tantowi Yahya meyakinkan.
"Ya! That’s my final answer…!" Jawabmu mantap. Penonton berdesah tertahan. Menantikan apakah 1 milliar rupiah akan jatuh ke tanganmu…

"Pemirsa dan penonton di studio… Kontestan ini telah memutuskan final answernya adalah D. yaitu Windra segera melakukan pendekatan yang intensif untuk lebih mengenal Tgwhinp." Tantowi Yahya tersenyum penuh kemenangan… Kamu mulai ragu… "Apakah kontestan kita ini, akan pulang dengan 1 milliar? Kita nantikan setelah pesan2 berikut…" Lalu commercial break.

Ada satu fakta yang blom pernah ditulis… Fakta terpenting yang merupakan satu2nya clue jawaban dari pertanyaan 1 milliar. Clue bahwa Tgwhinp has a boyfriend already. Yap, She’s not single, she’s in relationship with boy-who-named-V**** since August 2005. Jawaban D itu adalah jawaban yang kadaluarsa 9 bulan…

Tahukah kamu… siapa 2 orang penonton yang menjawab dengan jawaban C?

Dua orang di studio dengan jawaban C itu adalah aku dan Tgwhinp. Kami telah mendiskusikan panjang lebar tentang hal ini. Kami akan menjalin hubungan sebagai teman baik… Aku nggak akan melanggar batas2 sebagai teman baik itu selama dia in relationship dengan boy-who-named-V****. Aku menghargai Tgwhinp dan boy-who-named-V****. Aku menghargai hubungan mereka as a couple. I’ll be a good friend for both of them.

Ok, dan kamu sekarang tahu hasil akhir dari episode Who wants to be a millionare kali ini…

[Buat Tgwhinp: Blog Tanki Cinta yang ini inspired dari kamu]

01
May

[Hebatnya cinta] Tanki Cinta

Simple question hari ini: apa kamu punya seseorang yang kamu cintai? Pacar? orang tua? Sodara? Suami/istri kamu (bagi yang udah merried)? Ya, kamu boleh jawab di dalam hati. Kamu boleh list orang-orang yang kamu cintai saat ini (tapi untuk orang2 yang dibenci nggak boleh di-list, harus dimaafkan lalu dilupakan, setuju?). Aku pribadi kalo ditanya pertanyaan seperti itu, aku bisa menyebut beberapa nama. Tapi mostly adalah my family. En, yup, as soon as I have a girlfriend, I’ll add her name into the list. =D

Simple question hari ini: Dari daftar orang yang kamu cintai tadi, apa yang kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu mencintai mereka? Kalo aku nanya ke 10 orang, berani taruhan aku pasti dapet 11 jawaban yang berbeda… Jawabannya bisa bervariasi banget. Misalnya (berdasarkan survei beberapa orang cowok yang mengaku cinta ma cewek):

"Oh, aku selalu mengirimkan setidaknya 20 sms romantis ke pacarku setiap hari…" - [jawaban dari seorang sms-mania].

"Aku mengajak keluar makan dan nonton film setiap malem minggu…" [Ini pasti jawaban dari cowok era 70-an, perasaan sejak zaman papi mami pacaran juga gitu deh...]

"I just think of her in every breath that I take. That’s all" [hiks... hiks... *srrooottt...* romantisnya *terharu...* Mungkin ini cowok cintanya nggak terbalas sampe dia cuman berani memikirkan ceweknya doang]

"I promise to treat her like a lady, guide her to be more mature girl day by day and how to be a respectable woman." [cowok ini, jelas meng-kopi-paste kalimat dari posting blog-ku yang ini]

[Para cewek yang mencintai cowoknya, boleh menuliskan di comment apa yang dilakukan untuk menunjukkan cintanya...]

Aku pikir, untuk menunjukkan cinta ke seseorang, kita harus mengisi tanki cinta dari orang yang kita cintai itu. Kalo kamu pacaran, kamu harus selalu memenuhi tanki cinta dari pacar kamu (begitu juga pacar kamu, harus memenuhi tanki cinta kamu). Relationship (such as dalam pacaran) itu adalah suatu perjalanan dengan bahan bakar cinta yang ditaroh di sebuah tanki. Jika bahan bakar itu abis, perjalanan relationship kamu nggak akan bisa dilanjutkan, kayak mobil yang kehabisan bensin.

Bagi yang udah pernah pacaran, inget nggak kamu pertama-tama kamu pacaran? Ketika masih penuh2nya tanki cinta. Kamu bener2 memperhatikan dia. Kamu pengen tau dia lagi ngapain… Kalo dia telat makan, kamunya dengan sabar ngingetkan agar dia jaga kesehatan. Kalo dia lagi males, kamu ngasih semangat dia. That’s because tanki cintanya masih penuh. Kamu masih punya banyak bahan bakar untuk mencintai dia. Tapi ketika tanki cinta udah mulai berkurang (karena nggak perna diisi), hubungan jadi garink. Jadi nggak perhatian lagi. Jadi nggak peduli lagi. Lama-lama tanki cintanya abis dan relationship-nya nggak isa diteruskan.

Bagaimana mengisi tanki cinta? Nggak segampang kalo ngisi bensin di SPBU emang. Nggak segampang nge-refill cartridge tinta printer yang udah abis. Nggak segampang memutar kran lalu air akan memenuhi bak…

So, I have some recipes to fulfill her/his love tank.

[kata "dia" ato "nya" di paragraf selanjutnya adalah kata ganti untuk orang yang kamu cintai. Berlaku untuk pacar, papa, mama, sodara ato siapapun yang kamu cintai]

Resep #1: Kalimat-positif-yang-menghibur-hati
Prinsipnya gini: kalo kamu ngasih kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati, maka cinta yang ada di tanki cinta-nya akan dengan cepat terkuras habis. Ini seperti kamu ngelepas penutup [apa sih namanya?] yang ada di dasar bath tub yang terisi air. Air akan segera terkuras, lalu abis. Tanki cinta akan dengan cepat menjadi kosong kalo kamu terus2an ngasih kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati. Tapi kabar baiknya, kalo kamu ngasih kalimat-positif-yang-menyenangkan-hati, maka tanki cinta-nya akan terisi. Ini sama seperti kamu memutar kran dan mengucurkan air di bath tab. Selama kamu nggak membuka penutup di dasar bath tub (dengan kalimat-negatif-yang-bikin-sakit-hati), pasti bath tub akan terisi dengan air (tanki cinta terisi dengan cinta).

Intinya, kalo kamu cinta ke dia, maka kamu harus murah hati dalam memberikan kalimat-positif-yang-menghibur-hati ke dia… Kamu nggak boleh pelit ngasih words of affirmation ke dia. Ketika dia lagi stress, lagi ada masalah, jangan pernah malu untuk ngasih words of affirmation. Bilang ke dia, "Jangan kuatir, aku mendukung kamu sepenuhnya".

Tau nggak, bahwa sometimes cowok (iya, termasuk aku) itu ngerasa nggak pede. Ngerasa bahwa dirinya nggak cukup berharga buat sang pacar. Sometimes, kami berpikir bahwa "Oh, aku ini cowok apa… Masak gitu aja nggak bisa", "Oh, aku ini nggak sekeren Brad Pitt", "Oh, aku ini terlalu kurus…", "Oh, aku ini terlalu gemuk… Nggak cocok kalo jalan ma dia…", "Oh, aku ini nggak isa selalu ada dan menghibur dia…", "Oh, aku sering mengecewakan dia…" [Bla... bla... bla...!]

You know girls? Ketika cowok kamu mulai berpikir seperti itu, it’s time for u to fulfill his love tanks with words of affirmation. Bilang ke dia, "Buat aku, kamu itu tetep sekeren Brad Pitt!", "Buat aku, kamu tetep my hero!", "Buat aku, kamu tetep cowok yang paling isa mengerti aku", "Nggak peduli orang bilang kamu terlalu kurus, tapi aku tetep cinta kamu…!" Trust me girls, your boys’ love tank will full when you say those words! He’ll love u more than before.

Hal ini berlaku kebalikan untuk para cowok. Karena aku cowok, aku nggak isa ngerti dengan detail hal2 yang bikin para cewek nggak pede. Tapi mungkin sama kayak cowok juga. Mungkin para cewek sering nggak pede, "Oh, kenapa aku nggak sekeren Britney Spears…", "Oh, aku ini cewek yang nggak isa nyenengkan cowokku", "Oh, masakanku nggak enak", "Oh, aku cewek yang nggak isa dandan", "Oh, pasti cowokku kecewa dengan sifatku yang nggak isa lembut…".
Girls, kalo kamu mikir gitu, lalu cowokmu isa bilang "No, You’re still the most beautiful girl in the world", "Who said you can’t cook? Your cooking still the best cooking in the world!", "You are more than Britney Spears! That’s why aku pacaran ma kamu, bukan dengan Britney Spears", "Kamu nggak perlu dandan, buat aku kamu udah cakep walopun nggak dandan…". Kalo cowok kamu isa bilang gitu, well… I can say that you’re the luckiest girl in the world…!

So, recipes #1 to fulfill love tank, you must say words of affirmation.

Recipes #2. Quality Time
Antara quality dan quantity itu jelas beda. Yang aku tulis adalah quality time, bukan quantity. Temenku Novi yang ini [ada 2 Novi sih], pernah bilang ke aku bahwa ketika kita berpacaran, yang penting bukan seberapa sering ketemu. Tapi seberapa banyak quality time yang dihabiskan.

Contohnya, kamu bisa selama 4 jam berdua dengan pacar kamu. Kamu menghabiskan 4 jam itu hanya dengan nonton bioskop. Nothing you do but watching the movie. Nggak ada quality time-nya. Cuman quantity time. Skenarionya gini: si cewek nanya ke cowoknya yang lagi asyik nonton:
"Itu yang ditembak siapa sih yang?"
"Itu penjahatnya."
"Terus kenapa kok ditembak?"
"Ya, gitu deh."
"Kok nggak dipenjara aja?"
"Ya, gitu deh."
"Jadi mati ya penjahatnya?"
"Ya, gitu deh."
"Terus dikubur di mana?"
"Tauk… Di Sentong kali."
"Loh, deket ma kakek loe dunk, yang?"
"Ya, gitu deh."
"Nanti kakek loe diapa2in gimana?"
"KNAPA KAMU CEREWET SKALI? NONTON AJA KNAPA SIH?"

Berapa banyak mereka yang pacaran mementaskan skenario di atas? Well, aku juga mau mengaku dosa… Aku dulu pas pacaran juga pernah mementaskan skenario di atas. Sering malah. Punya waktu banyak, tapi sama sekali bukan quality time. Punya waktu banyak, tapi malah dihabiskan untuk sesuatu yang nggak penting. Menjawab pertanyaan ala kadarnya (karena ngerasa itu pertanyaan nggak penting). Ngobrol2 tapi nggak fokus dengan apa yang dibicarakan (karena nggak menarik). Jalan2 bareng tapi nggak enjoy karena aku asyik mikirkan masalah lain. Berdua2an tapi sibuk SMS-an ma temen laen…

Quality time itu adalah undivided attention! Ketika kalian berdua, berikan perhatian yang nggak terbagi ke dia. Berlakulah bahwa kamu ada di sana saat itu, karena memang ingin spend waktu berdua dengan dia…

Trust me, kami para cowok akan jengkel ketika si cewek tidak memperhatikan apa yang sedang kami bicarakan dengan serius. Aku rasa juga berlaku kebalikan. Skenarionya:

cowok: "Say, besok hari Kamis kan libur. Kita renang yuk…"
cewek: "Emm…" [asyik baca sms]
cowok: "Ya, berangkat pagi2an aja, jam 7 ato jam 8 biar nggak siang2 amat. Kalo kesiangan kan isa gosong.."
cewek: "Emm…" [sibuk nge-reply sms]
cowok: "Kamu mending bawa cemilan deh, nanti abis renang kan isa nyemil2 di pinggir kolam…"
cewek: "Emm…" [masih nge-replay sms]
cowok: "Nanti kita cari sarapan yang ringan2 dulu deh…"
cewek: "Emm…" [dapet sms lagi]
cowok: "Kamu bawa lotion yak, siapa tau mataharinya udah panas…"
cewek: [sms sent] "Yang…! Aku baru inget kalo besok hari Kamis kan libur… Enaknya ngapain yak?"
cowok: [gdubraaaak!]

Beri pacar kamu undivided attention. Beri quality time ketika kalian spend waktu berdua. Di dalam quality time itu, kalian harus punya yang namanya quality conversation. Lakukan eye contact, make sure kamu memperhatikan dia ketika dia berbicara. Don’t interrupt! Dengarkan bukan hanya kata2nya, tapi perasaannya. Perhatikan bahasa tubuhnya. Jika dia nggak nyaman, jangan paksa untuk membicarakan tentang hal itu (should I explain this more clearly on the other posting?).

That’s recipe #2 to fulfill love tank, make sure you have quality time.

Recipe #3. Receiving gifts

Setiap orang suka diberi. Setiap orang suka menerima hadiah. Ini bukan masalah cewek matre ato cowok matre. Tapi dari pengalamanku, kamu nggak akan bisa dibilang cinta ke seseorang kalo kamu nggak pernah ngasih apapun ke orang itu.

Tau nggak kamu kalo memberi itu adalah salah satu ekspresi dari cinta. Sadar nggak kamu, bahwa seorang cowok yang sedang jatuh cinta ke cewek, bisa ngasih apapun ke cewek itu? Cowok itu akan ngasih waktunya, ngasih duitnya (dalam bentuk boneka, makanan, hadiah), bahkan berani ngasih barang yang bahkan jika ortu-nya yang mintapun nggak akan dikasi, tapi demi ceweknya, dia mau ngasih hal itu. Contohnya gini: I have a friends. He’s a smoker. He smokes about 1 pack cigarettes in a day (sometimes more). Ketika dia pacaran dengan seorang cewek, dan pacarnya itu menyuruh dia berenti merokok, ternyata temenku ini menurut. Dia nggak ngerokok barang sebatang pun sejak ceweknya menyuruh berhenti. Padahal, ratusan kali orang tuanya yang nyuruh, tapi nggak pernah berhasil. Buat aku, cowok itu memberi sesuatu yang sangat disayanginya, yaitu hobi merokok. That’s giving. That’s love.

Tau nggak kamu, bahwa kadar cintamu bisa diukur dari apa yang kamu berikan ke pacar kamu? Kalo kamu sangat perhitungan terhadap uang kamu, kamu begitu sayang spend uang demi kepentingan bersama, kamu sangat perhitungan dengan pulsa telepon buat nelepon ato sms pacar kamu, I think, pacar kamu akan tahu bahwa kamu lebih cinta uang kamu ketimbang dirinya.
If you do love someone, you’ll be a generous person, you’ll be a gracious person. Para cewek, I’ll tell you, even para cowok juga suka diberi. Nggak harus mahal. Nggak harus spend uang banyak… Kasih aja barang2 kecil yang menunjukkan perhatian kamu ke dia. Kamu bisa mendesain gambar ato wordart di komputer bertuliskan "You’re my hero!", lalu diem2 naroh di dompetnya. Beri kue buatan kamu sendiri. Beri cowokmu permen ato coklat yang disukainya for no reason. Kalo kamu isa nggambar, kamu isa ngasih gambar hasil karyamu ke cowokmu. Trust me, benda apapun yang kamu kasih ke pacar kamu, selama itu menunjukkan perhatian kamu ke dia, pasti love tank-nya akan tetep terisi…

Giving is important thing in any part of love. Ya, giving… Recipe #3.

Simple question hari ini: sudahkah kamu memenuhi tanki cinta pasangan kamu? Kalo kamu nggak ada niatan untuk memenuhi tanki cintanya, then u should ask to yourself, do you really love him/her?

[Buat para couples, ayo... penuhi tanki cinta pasangan kamu, biar hubungan kalian bisa tetep berjalan]