Archive for June, 2006

21
Jun

Ditipu Hollywood

Film Gladiator itu film bagus! Yang blom nonton boleh nonton. Aku ngasih score **** (empat bintang, bagus sekali!) untuk film ini. Ceritanya tentang jendral Maximus yang jadi korban keserakahan kekuasaan putra mahkota Roma, si Commodus. Jenderal Maximus dalam cerita itu, hendak dibunuh ma si putra mahkota, karena ayahnya, raja Roma saat itu, Marcus Aurelius udah tua. Dan si raja ini mo nyerahkan kekuasaan ke si Jenderal Maximus daripada ke putra mahkota Commodus, (yang gak becus mimpin negara). Karena putra mahkota commodus nggak pingin Roma jatuh ke tangan jendral Maximus, maka si Commodus segera memerintahkan membunuh Jendral Maximus. Tapi Jendral Maximus berhasil meloloskan diri dan menjadi seorang Gladiator untuk menuntut balas ke Commodus (yang akhirnya menjadi raja setelah membunuh ayahnya sendiri). "My name is Maximus Decimus Meridius, Commander of the Armies of the North, General of the Felix Legions, loyal servant to the true emperor, Marcus Aurelius. Father to a murdered son, husband to a murdered wife. And I will have my vengeance, in this life or the next". Itu kata2 dari Jenderal Maximus.

Nah, yang jadi pertanyaan, itu sejarah beneran ato nggak? Kalo ngeliat ada negara Roma segala, mestinya itu sejarah beneran. Karena tertarik ma sejarahnya si Maximus (gara2 aku dulu pas SMA rada lemot di plajaran sejarah), aku nyari2 di Internet tentang Jenderal Maximus ini. Hasilnya? Ketemu, tapi nama Jenderal Maximus Decimus Meridius ditemukan pada situs film Gladiator. Apa artinya? Jenderal Maximus Decimus Meridius kemungkinan hanya tokoh fiktif yang direka-reka. Padahal raja Marcus Aurelius beneran ada dan memerintah di tahun 161-180, dilanjutkan putra mahkotanya, yang gak becus mimpin negara, yaitu si Commodus (180-192M). Kesimpulan? Ya berarti para penonton film Gladiator ditipu mentah2 ma Hollywood! Orang yang nggak ada, diada2kan biar film-nya laku. Biar filmnya seru dan ditonton banyak orang. Jadilah penipuan ala hollywood.

Tapi, aku juga berhasil menipu Hollywood. Film Gladiator yang menghabiskan dana milyaran itu aku tonton dengan budget 8rb rupiah. Di sekeping DVD yang berisi 4 film, Gladiator, Kingdom of Heaven, Troy dan Alexander.

[buat yang blom nonton: mau pinjem DVD-nya?]

18
Jun

Circle of Influence

Ya, itu adalah ajakan untuk mempengaruhi dunia ini. U know, dunia yang kita tinggali bener2 bukan perfect world yang mana kamu bisa dengan gampang percaya ma orang laen, yang mana orang bisa dengan gampang sirik hati sama kamu, yang mana kamu akan ketemu dengan bermacam2 jenis frenemy… Intinya, dunia ini adalah dunia yang sedang berjalan dari kondisi yang bad menuju ke kondisi yang worst. Setuju?

Ok, let me explain. Ini bukan masalah cara pandangku yang negatif. Tapi kalo kamu ada dan berhubungan dengan orang2 di dunia ini, kamu PASTI akan ketemu dengan banyak hal yang negatif. Itu nggak isa dihindari… Kamu akan ketemu dengan frenemy yang menggosipkan dan menjelek2kan kamu dengan ganasnya. Kamu akan ketemu dengan frenemy laen yang ngemplang uangmu. Kamu akan ketemu ma frenemy yang setiap diajak bicara selalu ngomong negatif. Kamu akan ketemu dengan frenemy yang dengan teganya memanfaatkan kamu demi kepentingan pribadinya. Ato kalo itu masih dalam kategori frenemy, at least itu masih dalam kategori friend (ya walopun dia enemy). Kalo kamu lebih lama lagi terjun di dunia ini, bukan cuman frenemy yang bakal kamu temui. Kamu akan ketemu ma orang2 yang tega untuk menipu kamu. Kamu akan ketemu ma orang2 yang punya bad attitude yang sangat mengganggu hidupmu (dan bikin kamu stress). Kamu akan ketemu ma orang2 yang (baik karena tanpa alasan yang jelas ato karena status sosial kamu ato karena keyakinan yang kamu anut) membenci ke kamu. You mention it!

Udah ngalami hal2 itu kan? See? Ini bukan masalah cara pandang yang negatif. Ini adalah fakta tentang dunia ini, yang mana akan (ato sudah?) kamu hadapi. Yap, welcome to the world.

Ya, ok… kamu mungkin punya bestfriend (kayak aku yang juga punya kakak2 rohani yang luar biasa, yang mau membimbing aku dengan tulus, juga temen2 FCTs yang hingga hampir 10 tahun pertemanan kami, kami masih saling kontak dan saling mau bantu dengan tulus). Kalo kamu juga punya bestfriend, that’s good. Pertahankan itu, jangan menjadi frenemy buat dia. Pengalamanku, kita nggak akan pernah tau kapan dan lewat siapa Tuhan itu mengirimkan bantuannya ke kita. Kita nggak akan pernah tau temen yang mana yang isa bantu kita ketika kita ada masalah. That’s why aku berusaha untuk menghargai pertemanan. Semakin banyak temen, semakin banyak saluran bantuan ketika kita berada dalam masalah (apalagi kalo kamu adalah temen yang punya good attitude, mau bantu dengan tulus temen2 kamu… pasti kamu juga akan dengan gampang dibantu ma temen2 kamu ketika kamu dalam masalah… inget pepatah, apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai).

Tapi sekali lagi, kita berada di so… so imperfect world. Ini dunia yang masih penuh dengan hal2 yang negatif. Orang bisa dengan gampang menipu orang laen (bahkan nipu sodara sendiri). Orang bisa dengan gampang ngomong hal2 yang negatif tentang orang laen (bahkan ngomongin sodara sendiri). Orang bisa dengan gampang ngambil duit yang bukan haknya (garink: korupsi). Orang bisa dengan gampang selingkuh dan menyakiti pasangannya (oh, maap kalo contoh ini bikin seseorang jd inget bagaimana diselingkuhi pacarnya, tapi as I told u, dunia ini bener2 bukan perfect world), orang bisa gampang bermusuhan satu sama lain, menyimpan dendam satu sama lain (bahkan dendam ke sodara sendiri)… Lalu pertanyaannya, sapa yang harus disalahkan untuk ketidaksempurnaan dunia ini? Bukan salah pemerintah kalo ada oknum2 yang korupsi. Bukan salah agama kalo ada yang jadi teroris. Bukan salah keluarga kalo ada yang anak2nya terlibat narkoba. Lalu siapa yang harus disalahkan untuk hal2 negatif yang terjadi di dunia ini…?

Nggak perlu meng-kambing-hitamkan dan menunjuk siapapun untuk ke-tidak-sempurnaan dunia ini. Dunia ini nggak akan pernah jadi sempurna. Selama dunia masih ada, maka semua ketidaksempurnaan akan tetap ada. Semua hal2 yang jelek akan tetap menjadi bagian dari dunia ini. Kamu boleh ada di dunia ini, tapi jangan PERNAH jadi bagian dari dunia yang tidak sempurna ini. Maksutku, instead of kamu ikut2an cara kerja dunia (dengan semua hal yang negatif itu), kamu mending jadi someone yang isa influence the world to be a better place. Sebenernya di manapun kamu hidup, kamu itu punya circle of influence. (Ok, semua manusia punya circle of influence yang mana circle of influence ini akan mempengaruhi orang2 yang ada di dalam circle of influence ini). Contohnya orang2 yang ada di dalam circle of influence-ku adalah my own family, rekan kerja, temen2, murid2ku (walo influence-nya mungkin nggak terlalu besar), dan kalo cara pikir kamu berubah setelah baca blog ini, it means kamu jg masuk dalam circle-of-influence-ku… Intinya, mereka yang ada di dalam circle of influence-ku, adalah orang2 yang secara langsung terpengaruh dengan tindakan2 yang aku lakukan. Misalnya, ketika aku dalam keadaan be-te ato bad mood (yang mana jarang sekali aku alami), secara otomatis orang2 di sekitar circle-of-influence itu akan ngerasakan hawa ke-be-te-an itu.

Kamu juga punya circle of influence. Keluarga kamu, jelas masuk dalam circle of influence. Artinya tindakan kamu itu, secara langsung memberi pengaruh terhadap keluarga kamu. Hal itu juga berlaku kebalikan… Kamu menjadi bagian dari circle of influence dari setiap anggota keluarga. Jadi misalnya, ada anak yang kecanduan narkoba, siapa yang harus disalahkan? Yang harus disalahkan adalah circle-of-influence yang mempengaruhi dia. Dia hidup di bawah pengaruh dari circle-of-influence yang menunjang tindakan tersebut. Dan gawatnya, dia juga punya circle-of-influence yang bisa ngasih pengaruh jelek ke orang2 di dalam circle-of-influence dia.

Nah, kalo kamu ketemu dengan koruptor yang dengan teganya mengkorupsi milyaran rupiah, yang harus disalahkan adalah pengaruh dari circle of influence-nya. Kalo kamu ketemu ma teroris yang tega meledakkan bom di keramaian, maka sekali lagi ada yang salah dengan circle-of-influence-nya. Kalo kamu ketemu ma cowok yang dengan tega mutus ceweknya demi cewek lain, well… kamu tau siapa yang harus disalahkan (dia berada dalam circle-of-influence yang salah).

Smakin besar circle-of-influence yang kamu miliki, semakin banyak orang yang masuk dalam circle-of-influence kamu, makin besar tanggung jawab kamu untuk ngasih pengaruh yang baik bagi dunia ini.

Ok, kalo dunia terlalu luas, start from ur own family. Jadilah seseorang yang bisa memberi pengaruh baik untuk keluargamu. Jangan salahkan ortu ato sodara2 kamu ketika kamu nggak berada di keluarga yang harmonis, ortu selalu bertengkar ato jarang ada komunikasi… Start from u! Jadilah anak yang bisa ngasih pengaruh agar keluarga kamu bisa jadi lebih baik. Gimana caranya? Macem2… Contoh gampangnya aku, it’s not easy to make me angry. Susah sekali untuk membuat aku marah sampe mendamprat dan menyalahkan orang. Buat aku, marah itu nggak memberi pengaruh yang baik untuk orang2 di dalam circle-of-influence-ku. Jadi, aku lebih baik menjaga hati agar nggak marah. Gampang kan? Apapun yang kamu tau bahwa itu akan mempengaruhi secara negatif terhadap orang2 di circle-of-influence kamu, ya… just don’t do.

Di lingkungan yang lebih luas, kamu isa memberi pengaruh untuk temen2 kamu. Kalo kamu punya temen2, ya kamu harus isa ngasih pengaruh yang positif untuk temen2 kamu. Ketika temen kamu ada masalah, kamu isa encourage dia. Ketika temen kamu musuhan satu dengan yang laen, kamu isa mendamaikan mereka. Ketika temen kamu lagi sedih, kamu isa memberikan sukacita buat dia. Itu kamu lagi influence the world to be a better place. Make a positive influence for ur circle-of-influence…!

Aku punya keinginan… Aku pingin dimanapun aku berada, aku isa influence people agar mereka jadi better person… Ya, I know… aku juga nggak perfect. Aku sadar itu… Pembawaan dari sifat plegmatis yang nggak mau tau urusan orang, nggak mau peduli ma orang lain, sering mendominasi… Apalagi ditambah sifat introvert yang nggak kepingin urusanku diketahui orang laen bikin aku jadi orang yang menutup diri ke orang laen… "You mind ur bussiness, I mind mine…! This is the seperate line, DO NOT CROSS…!" Dan, sometimes sifat itu bikin orang2 yang ada di circle-of-influence-ku terpengaruh secara negatif. Jadi aku terus berusaha untuk lebih sensitif terhadap orang lain dan lebih terbuka. Kalo aku ngeliat temenku yang biasanya ceria, lalu tiba2 keliatan murung, aku akan deketi dia en nanya, "Hei, kamu kok kliatan murung hari ini? knapa? ada yang isa aku bantu ta…?", aku belajar untuk lebih membuka diri bagi orang lain, berbagi pengalaman, encourage mereka ketika mereka down, menawarkan bantuan… Aku ingin isa punya pengaruh yang positif untuk orang lain. Aku juga berharap kamu juga punya keinginan (dan usaha) untuk bisa mempengaruhi orang2 di dalam circle-of-influence kamu menjadi better and better. Inget, orang2 yang ada di dalam circle-of-influence kamu itu, juga punya cirle-of-influence-nya sendiri, yang akan mempengaruhi circle-of-influence orang lain… Kalo dibikin union dari circle-of-influence dari orang2 di sekitar kamu, maka akan terbentuk circle-of-influence yang beranggotakan orang2 di seluruh dunia! What’s that mean? Artinya apapun yang kamu lakukan BISA mempengaruhi dunia! Dimulai dari circle-of-influence kamu, lalu menyebar ke circle-of-influence dari orang2 yang berada di dalam circle-of-influence kamu, lalu menyebar lagi… lagi… lagi… dan the whole world will be impacted.

Jadi… slama kamu masih nginjak dunia ini, selama kamu menikmati matahari terbit, kamu punya circle-of-influence. Jangan pernah membuat circle-of-influence kamu ngasih pengaruh yang buruk untuk orang lain. Selalu berikan sukacita di dalam circle-of-influence, sehingga orang2 yang berada di dalam circle-of-influence kamu ngerasa nyaman dengan kamu. Kamu isa ngasih pengaruh yang positif ke mereka.

Btw, smua yang aku tulis di blog ini juga berusaha memberikan pengaruh yang positif untuk dunia ini (i try ya…). Ya mungkin, aku nggak secara langsung dengan kuat mempengaruhi orang2 yang ada di deketku, mungkin lewat blog ini aku isa influence the world to be a better world (hopefully).

Ayo, sama2 ngasih pengaruh positif untuk orang2 di dalam circle-of-influence… Setuju…?

[buat para editor: aku tau, kata baku untuk kata "mempengaruhi" adalah "memengaruhi" (misalnya "memerangi" bukan "memperangi", "memuja" bukan "mempuja", "memetik" bukan "mempetik"...). Tapi kalo pake "memengaruhi" kok kayak gak pas... jadi aku pake "mempengaruhi", yang mana nggak baku...]

10
Jun

[Klinik] Tentang Iklan Gula Rendah Kalori “TS”

Saya bukan dokter (kepingin sih kuliah kedokteran). Saya juga nggak perna blajar medis secara formal. Paling ya dapet dikit2 di pelajaran biologi pas SMA (yang mana saya suka ketiduran kalo blajar biologi buat ulangan besoknya). Waktu kuliah infor, ilmu medis malah nggak dapet sama sekali. Nggak nyambung soalnya antara infor dan medis. Jaka Sembung bawa gitar, nggak nyambung jreeengg…

Walopun informatika nggak nyambung ma medis, tapi saya seneng baca2 jurnal medis (yang ternyata saya mengulang pengalaman SMA dulu, yaitu sering ketiduran kalo baca2 jurnal medis gitu, hanya bedanya, besok nggak ada ulangan yang bahannya diambil diambil jurnal medis yang saya baca kayak pas SMA dulu). Walopun sering ketiduran, tapi saya tetep suka baca2 hal2 yang berhubungan dengan medis kayak gitu. Paling nggak, buat saya itu nambah pengetahuan. Nah, dengan pengetahuan medis saya yang pas2an, saya pingin nulis tentang iklan gula "TS" yang katanya baik untuk kesehatan dibandingkan gula biasa (tau dunk? saya nggak etis kalo nulis merek-nya terang2an).

Saya ya, kalo pas makan di luar ma temen2 ato ma keluarga, kalo pesen minum mesti es teh tawar ato teh tawar anget (salah satu aja, bukan kombinasinya, es teh tawar anget). Intinya, teh yang nggak dikasi gula. Saya nggak peduli yang laen pada bingung milih2 minuman… buat saya, minumnya selalu teh tawar (kalo di Jawa Barat, bilangnya cukup "teh" doang, karena "teh" itu ya teh tawar). Kalo ditanya, "knapa sih kok teh tawar? kok nggak pake gula…?" Jawaban saya simpel "konsumsi gula berlebihan kan nggak baik…" Itu jawaban yang nggak serius (dan menyesatkan). Sebenernya karena saya memang nggak begitu suka ma yang manis2. Kalo cewek yang manis ya saya suka.

Kalimat "konsumsi gula berlebihan kan nggak baik…" itu ada di salah satu iklan gula "TS". Lalu produk tersebut memperbarui iklannya dengan bahasa iklan yang lebih "gila" lagi. Di iklan tersebut, disebutkan bahwa konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan kebutaan sampe kehilangan nyawa. Waaaa…! Jadi gula yang biasa itu berbahaya? Bisa menyebabkan kebutaan? Bisa bikin kehilangan nyawa…? Kalo di iklan itu, bikin orang yang kita cintai nggak bisa meniup lilin di hari ulang tahun berikutnya… Ngeriii dunk? Gula biasa bisa nggak laku dunk? Produk gula "TS" itu jadi laku keras dunk karena orang akan mengganti gula biasa dengan gula "TS"… Seperti kata iklannya, "Ganti gula Anda dengan TS"…

Dari apa yang saya baca dari jurnal2 medis (yang mana saya sering ketiduran pas baca), gula itu justru baik untuk tubuh kita. Gula biasa kalo masuk dalam tubuh (dalam bentuk teh manis kah, permen kah, roti kah, jajan pasar kah), akan diserap tubuh… Ok, jangan bayangkan lagi gula-nya masih berbentuk gula pasir yang biasanya untuk campuran susu ato teh. Gulanya udah larut. Mereka (para dokter2 dan ilmuwan2) menyebut gula sebagai glukosa (terus terang istilah "aneh" kayak gini yang jadi salah satu faktor knapa saya sering ketiduran ketika membaca jurnal2 medis). Sebenernya sih lebih tepat kalo disebut Sukrosa (karena sukrosa itu disakarida yaitu glukosa + fruktosa… udah ah, ribet… pokoknya yang punya nama belakang "osa" itu termasuk golongan gula, termasuk "Rosa", hehe2…).

Btw, gula merek "TS" tadi katanya adalah gula yang bebas sukrosa.

Glukosa (ato gula) ini penting banget buat sel di tubuh kita. Kalo sel di tubuh itu mesin, maka glukosa ini adalah bahan bakarnya. Perna denger bahwa bahwa karbohidrat (yang mana ada di nasi ato roti) itu adalah sumber energi? Di pelajaran IPA pas SD… Inget gak? Nah, karbohidrat ini kalo dipecah ternyata ada glukosa-nya (jangan bayangkan nasi yang dipecah, lalu kamu isa ngeliat bentuknya glukosa… ini senyawa kimia yang mana saya juga rada "eneg" ma rumus kimianya, kalo nggak salah atom karbon golongan aldehida). Lebih jelasnya kamu bisa nanya ke jagoan kimia yang satu ini…

Kembali ke glukosa yang masuk dan diserap ke dalam tubuh tadi. Mereka (glukosa yang dalam bentuk senyawa kimia itu), terserap dalam aliran darah (inget ya, darah itu mengalir ke seluruh tubuh, bukan kayak air di kolam renang). Kalo kelenjar pankreas (yang terletak di deket lambung) kamu normal, maka pankreas itu akan menyemburkan hormon ke dalam aliran darah. Namanya hormon insulin. Tugas hormon insulin ini menyeimbangkan kadar gula darah (karena darah kamu kecampur ma glukosa tadi) sekaligus memasukkan glukosa ke dalam sel (agar sel2 di tubuh punya bahan bakar, en kamu jadi tetep bisa beraktivitas). Knapa gula darah perlu diseimbangkan? Ya, kalo terlalu banyak kasian yang mompa darah… darahnya jadi kental (karena kecampuran glukosa) sehingga alirannya gak gitu lancar. Kalo terlalu dikit juga nggak bagus, karena sel2 di tubuh butuh glukosa ini buat energi. Jadi? Ya sudah, serahkan urusan glukosa itu ke hormon insulin…

Tapi ternyata ada orang2 yang pankreasnya nggak berfungsi dengan baik sehingga nggak memproduksi hormon insulin. Kenapa pankreas bisa nggak berfungsi? Katanya sih (dari apa yang saya baca), itu karena beta sel di pankreas yang rusak. Kalo nggak ada insulin gitu (ato ada tapi sedikit), orang itu menderita yang namanya kencing manis (ato kalo kata dokter dibetes mellitus).

Nggak ada insulin berarti seberapa banyak gula masuk dalam aliran darah jadi nggak ada yang menetralkan. Makanya disebut kencing manis… (masuk akalkan?). Terus glukosa itu jadi nggak isa dimasukkan ke dalam sel (yang mana berakibat orang itu gampang capek, jelas… lah wong bahan bakarnya nggak nyampe ke sel-nya).

Mereka (para dokter itu), membagi diabetes mellitus ini jadi 2 tipe. Yang pertama tipe 1 dan yang kedua ya… tipe 2, hehe2… (beneran, namanya gitu). Yang tipe 1 kalo dari sejak lahir pankreasnya udah ada kelainan sampe nggak isa menghasilkan insulin. Akibatnya dia jadi tergantung ma insulin buatan yang harus di-injeksikan terus menerus (agar gula darahnya terkontrol) dan sel2nya nerima glukosa sebagai bahan bakar.

Dan yang kedua adalah kalo hormon insulinnya bermasalah pas dia dewasa ato bisa juga insulin gak bermasalah, tapi sel2nya yang nolak kiriman glukosa dari insulin. Kenapa kok sel2nya menolak glukosa? Padahal kan glukosa untuk bahan bakar sel itu? Katanya sih ada hubungan ma berat badan… Orang2 yang berat badannya di atas normal, ada kecenderungan sel2nya menolak glukosa sehingga orang2 itu cepet capek (tapi nggak semua orang yang kelebihan berat badan PASTI sel2nya menolak glukosa!). Dibetes tipe 2 ini rada misterius… Mereka masih blom bisa dengan pasti menentukan sebab pasti diabetes tipe 2, tapi ada faktor2 yang bisa mempertinggi resiko terkena diabetes tipe 2, yaitu: turunan (dari ortu), berat badan, kurang beraktivitas dan usia (biasanya yang terserang diabetes tipe 2 adalah yang usianya di atas 45).

Nah, kembali ke iklan gula TS tadi…
Iklan itu, lebih dikhususkan untuk penderita diabetes (yang mana kalo orang normal, sama sekali nggak ada masalah dengan mengonsumsi gula ato yang manis2). Kalo penderita diabetes mah, ya emang harus diperhatikan bener2 kadar gula darahnya… Nggak bole sembarangan makan yang manis2 (ato yang banyak mengandung glukosa seperti gula dan karbohidrat). Soalnya ya itu tadi… Kelenjar pankreasnya nggak produksi hormon insulin yang bisa mengatur kadar gula darahnya (ato punya hormon insulin tapi dikit… ato sel-nya yang nggak isa nerima glukosa).

Jadi gimana ngecek kamu menderita diabetes ato nggak? Cek aja gula darah di lab medis. Ngecek-nya dua kali. Pertama sesudah makan dan beberapa jam sesudah makan. Kalo kadar gula darahnya sama, itu artinya hormon insulin nggak menjalankan tugasnya dengan baik. Glukosanya tetep berputar2 di aliran darah tanpa di-setor-kan ke sel.

Oh, satu lagi. Tentang kebutaan yang disebut2 di iklan gula TS itu… ada benernya. Tapi sekali lagi ya, itu untuk orang2 yang menderita diabetes saja. Kalo nggak menderita (dan nggak punya faktor resiko), kamu BOLEH mengonsumsi gula SEBANYAK2NYA…! Kebutaan itu resiko yang parah… Biasanya sih cuman lensa mata aja yang nggak fokus (karena kadar gula darah yang berlebihan, setelah kadar gula normal ya… lensa mata dapat fokus dengan normal). Tapi kalo dibiarkan bertaon2 ya emang bisa ngerusak retina dan akhirnya bisa buta.

Jadi ya… nggak usah kuatir ma iklan gula TS itu. Apalagi sampe menghindari makanan yang manis2… Kalo saya sih, emang nggak gitu suka rasa manis. Kalo misalnya ada lumpia dan bakpia, maka saya lebih memilih lumpia ketimbang bakpia… Jadi kalo saya bertamu ke rumahmu, kamu tau apa yang harus disuguhkan ke saya… Makasih atas pengertiannya.

[buat cowok2: peringatan windra: gula yang manis tidak menyebabkan masalah jika Anda tidak terkena diabetes, tapi cewek manis dapat menyebabkan masalah serius terhadap mata, hati dan jantung... terutama jika cewek itu masih single!]

Tips garink:

  • Kalo nggak sempet sarapan, kamu bisa makan sesuatu yang manis2 sebagai tambahan energi (untuk ngasih bahan bakar sel2).
  • Agar kamu kuat berlari mengelilingi lapangan waktu pelajaran olahraga, kamu perlu mengunyah permen yang manis2.
  • Kalo kamu menderita diabetes, dan suatu saat harus diinfus dan dirawat inap di rumah sakit, jangan mau kalo di-infus dengan cairan yang mengandung glukosa. (biasanya suster kalo mo meng-infus nanya dulu, "punya sakit kencing manis mas/mbak/pak/bu?").

Terakhir: Apakah ada yang tertidur ketika membaca posting ini… (seperti saya kalo baca2 jurnal medis)?

07
Jun

The-girl-who-has-initial-name-P (Tentang SMS)

Aku ngirim SMS ini ke The-girl-who-has-initial-name-P:
"the moment u begin to fear the opinions of others, the floods of joy no longer flow into ur soul. fulfill ur life with joy since u r very precious in God’s eye.".
Delivered // 06-06-06 // 05:32:21

Aku sih percaya, kalo kita ini berharga di mata Tuhan (seperti yang pernah aku tulis di Bubur Ayam Spesial). Bagaimanapun keadaan kita, Tuhan itu tetep mandang kita sebagai ciptaanNya yang very precious… With HIS Words, DIA selalu encourage kita buat jadi better and better. Tinggal kitanya aja yang menyikapi, apa kita ini bertindak sebagai ciptaan yang precious ato bertindak like a loser yang terus2an mengeluh dan selalu kuatir dengan apa yang orang bilang tentang kita.

Nah, by the way, SMS tadi itu adalah SMS yang terakhir yang aku kirim ke the-girl-who-has-initial-name-P. Maksutnya SMS terakhir untuk hari ini. Nggak tau ya, dengan alasan-yang-nggak-bisa-dijelaskan, 40 hari terakhir ini selalu ngirim the-girl-who-has-initial-name-P SMS2 motivasi kayak gitu. Setiap pagi tanpa absen, begitu aku bangun jam setengah enaman, aku slalu ngirim SMS motivasi gitu ke dia. Kayaknya SMS-ku itu jadi weker-nya dia… (gimana nggak jadi weker, bunyi hape-nya kalo ada SMS masuk itu brisiiik buangettth… khas sanguin!). Tapi the-girl-who-has-initial-name-P itu cewek yang biasa bangun pagi… Karena katanya kuliahnya kebanyakan jam 7 pagi, jadi dia ndiri harus bangun jam setengah enam setiap pagi… Wah, dia bener2 kerja keras demi profesi dokternya…

Kemaren, SMS yang aku kirim gini:

"achieving success not only a matter of hard work. it’s about ur vision and faith. keep ur faith and vision in God, since HE has a great purpose in ur life!".

Ini juga biar memotivasi dia, bahwa kita kalo menjalani hidup, mesti punya yang namanya visi ke depan tentang apa2 yang ingin kita capai. Itu mesti dipertahankan dan diperjuangkan. Knapa? Ya karena Tuhan punya tujuan yang besar di hidup kita. Kalo kita nggak punya visi, cmn sekedar kerja keras doang… ya bisa2 tujuan Tuhan terhadap diri kita nggak tercapai. Kerja keras boleh, tapi harus ada visi yang dituju.

Pernah aku ngirim kayak gini:
"cheerfulness removes the rust of the mind, lubricates our inward machinery, and enables us to do our work with fewer damages. have a blessed day & cheer up…!"

Dia sih sbenernya tipikal cewek yang selalu cheer up. Penuh ekspresi, apalagi kalo lagi cerita sesuatu. Seru banget, tangannya bergerak ke sana sini dengan ekspresi wajah yang cepet berubah sesuai dengan apa yang diceritakan (gaya khas orang sanguin). Aku isa enjoy kalo ngeliat dia lagi cerita.  She’s a natural good speaker… Dia punya talenta interpersonal yang bikin orang laen ngerasa cepet akrab ma dia. Tapi seperti yang aku tulis di sini, aku cuman teman baik ma dia. Dia kan udah punya pacar. Jadi nggak baik deh kalo aku terlalu deket ma dia. Aku nahan diri supaya nggak maen2 ke kost-nya, nggak sering2 telepon dia (padahal ya kpingin isa ngobrol2 ma dia). Dan itu nggak enak. Kamu ndiri gimana sih perasaannya kalo misalnya kamu suka ma orang tapi kamu nggak isa berhubungan ma orang yang kamu sukai itu…? Pasti nggak enak. (Semakin nahan2 buat telepon ato ketemu, kok keinginan itu jadi tambah gede ya? itu knapa ya?)

Makanya hubunganku ma dia jadi serba sulit. Dibilang aku temen baik kayaknya kok terlalu baik (mana ada sih temen baik yang ngebela2in bikinin SMS motivasi tiap hari, mengkhawatirkan dia kalo dia nggak sempet makan, ngirimin dia makanan kesukaannya karena dia harus tugas clerk di RS, bantuin pas kompie-nya bermasalah ato nemenin dia) - aku sampe sempet nggodai dia en bilang, "Pris, kalo pacarmu nggak ngopeni (ngurusi) kamu, aku ae yang ngopeni kamu…". Dia malah nantang, "ya gak papa, bilang aja ke Ko V***…" Gabruuukkkz…

Kalo katanya Yuli Triana, cewek itu dasarnya emang seneng diperhatikan… Jadi aku nggak boleh ge-er dan salah paham kalo the-girl-who-has-initial-name-P juga bersikap baik ke aku (lagian dia emang dasarnya anak yang baik hati). Tapi kalo dibilang aku lagi pdkt ke dia juga enggak (prinsipku aku nggak mau pdkt ke cewek yang udah punya pacar… Aku ndiri juga jengkel lah kalo misalnya nanti pacarku dideketi ma cowok laen… Sebagai sesama cowok, ya kita mesti saling jaga perasaan lah). Girls… bener nggak?

Dia udah punya punya komitmen ma the-boy-who-has-name-V***. Walopun hubungan mereka itu complicated, maksutnya mereka nggak pacaran dalam arti sebenarnya (maksutku, hubungan mereka itu… em… jangan deh, itu privasi dia), ya tetep aja mereka itu punya status "berpacaran".

Kalo dia single, ya pasti lain ceritanya… Lain gimana? Ya… mesti nunggu dia single dulu baru aku isa nulis ceritanya… Jadi doakan agar dia jadi… (eh, nggak2 ding! aduh, kok jadi yang nggak2…)

Jadi sekarang sih, slama dia masih dalam status in relationship (walopun di friendster-nya tertulis single), ya aku jadi teman baik ajah, jangan sampe aku jadi masalah buat hubungan dia ma pacarnya, apalagi sampe putus gara2 aku.

Aku cowok, pernah punya pengalaman pas pacarku dideketi cowok laen (sampe akhirnya mereka jadian en merried!) itu sakit banget (sakit buat aku). Tapi skarang udah nggak sakit lagi, smuanya udah selesai seperti sebagaimana seharusnya… Rencana Tuhan itu emang kadang nggak perna terjangkau oleh pikiran kita pertama2nya… Kayak yang perna aku SMSkan ke dia (the-girl-who-has-initial-name-P, bukan mantan pacar) tanggal 24 Mei lalu:

"everything in this life has purpose. no coincidence, all events are blessings given for us to use and to learn from."

(btw, yang perna SMSan ma aku pasti tau ciri khas SMS-ku, huruf kecil smua, kecuali untuk kata God dan kata gantinya). Yup, buat aku semua hal yang terjadi itu punya tujuan. Selama kita bisa blajar untuk ngambil something good dari kejadian2 (baik ato jelek), ya pasti kita jadi lebih dewasa. Jadi dewasa itu kan karena kita blajar dari pengalaman… kayak SMS yang aku kirim tanggal 3 Juni lalu,
"good character cannot be developed in ease and quiet. it got through experience of trial and learning from all mistakes we’ve done."

All in all, yang jadi top questions itu adalah: "knapa aku ngirim dia SMS motivasi setiap pagi?" dan "sampe kapan aku ngelakukan itu?"

Kedua pertanyaan itu nggak bisa aku jawab. Bukan nggak mau, tapi karena aku nggak punya jawabannya. Knapa aku ngirim dia SMS tiap pagi? Nggak tau. Sampe kapan? Nggak tau juga. Aku seneng aja ketika isa memotivasi dia lewat SMS2 gitu tiap pagi. It means one thing, bahwa aku care ke dia… (tapi dia pernah bilang, bahwa SMS ku emang bikin dia bangun, terus dia baca sambil masih ngantuk2 gitu, lalu dihapus gitu aja dan dia neruskan tidur… Hiks2… padahal ngerangkai kata2nya itu susah lo, bener2 memanfaatkan talenta verbal… Tapi ya sudahlah, paling nggak dianya pernah baca).

Eh, tapi ada pertanyaan lagi yang aku juga masih nggak isa njawab… Kapan hari, waktu aku ngobrol2 ma the-girl-who-has-initial-name-P dan ngomong2 tentang I**a, dia itu isa tahu kalo I**a itu adalah "the-girl-who-still-remain". Aku heran… Dari mana dia tau istilah the-girl-who-still-remain…??? Kalo baca dari blog ini kayaknya nggak mungkin. Soalnya the-girl-who-has-initial-name-P itu bukan tipikal maniak internet yang yang suka baca2 blog (testi yang aku kasih aja sampe skarang blom di-accept2…).
Jadi dia tau dari mana ya…? (**penasaran**)
Apa dari …? (*mungkin nggak sih?*)

[buat the-girl-who-has-initial-name-P : masak iya kamu tau dari ...?]

07
Jun

Otak Teknik vs Otak Seni

Minggu lalu adalah minggu desain. Aku diminta mendesain spanduk, brosur, poster, dan baliho dalam rangka Youth Alive Conference 2006… Aku itu bukannya nggak mau bantu desain… Aku ngerti make Photoshop ato pake CorelDraw. Tapi otakku ini otaknya orang teknik, yang mana sisi seninya kurang banget.

Aku mesti trial and error pas nggabung2 warna, naroh warna di sini, naroh efek ini di situ, bikin teks dengan font itu, ngasih background ini… Masalah gitu2 itu, pasti isa dibayangkan dengan gampangnya oleh mereka yang punya otak seni (ato yang kecerdasaan spasialnya tinggi, yang mana aku nggak). Kalo aku lagi ndesain, pasti lebih banyak merenung ketimbang ngerjain desainnya. Merenung buat cari ide warna apa yang cocok, perlu ditambah efek apa biar lebih eye catching dan macem2… Mereka yang punya otak seni sih, bisa langsung ngerti urusan gitu2…

Buat otak teknik kayak aku, mending dikasi step2 untuk bikin gambar ini, warna itu, background ini, teks ini ketimbang harus mendesain di bidang yang kosong sama sekali. Orang teknik emang terlatih buat kerja secara sistematis dengan urut2an yang jelas, yang mana mendesain sama sekali nggak punya urut2an yang jelas. Maksutnya, pas mendesain itu nggak ada panduan yang jelas harus mulai dari mana. Buat aku, membuat desain yang bagus itu sulit, kecuali dengan motivasi yang tinggi. Misalnya, mendesain kartu ucapan ulang tahun buat the-girl-who-initial-name-P… Wah, aku bisa rela spend berjam2 demi mendapatkan desain yang terbagus… Hehe2… tapi ultahnya dia itu tanggal brapa ya? aku taunya bulan desember doang, tapi tanggalnya nggak tau pasti. Kata the-girl-who-has-initial-name-P aku harus usaha sendiri buat nyari tau… (alo! ada yang mau bantu aku? Teppy, cc km itu tanggal brapa sih ultahnya?)

Baliho Where was I? Oh, iya… akhirnya jadilah desain brosur, poster, baliho, dan spanduk (yang mana ada bantuan dari Emmi). Gambar di samping adalah desain untuk baliho yang kemungkinan dalam satu minggu ini bisa kamu liat di jalan Semeru ato traffic light dekat PLN pusat (Jl. Basuki Rahmat). Iya, itu adalah hasil desain dari otak teknik yang "dipaksa" untuk menggunakan otak seni-nya yang pas2an.

[buat yang punya otak seni: aku kagum!]

07
Jun

Breaking News (Posting nggak penting)

  • Mery hamil 1 bulan… (setelah 3 bulan menikah)
  • Lenni hamil 3 bulan… (setelah 6 bulan menikah)
  • Dedi akan melahirkan anaknya bulan Juni 2006 ini (istrinya ya, bukan Dedi-nya) (setelah 14 bulan menikah).

Yup, mereka semua adalah FCTies yang akan melahirkan generasi ke-2 FCT. Congratulation…!

Dan News update untuk other FCTies adalah:

  • Roy merried tanggal 2 Juli 2006 (setelah first date-nya tanggal 5 Februari 2005 seperti yang ada di foto album).
  • Donnie merencanakan lamaran bulan Oktober 2006 (setelah berpacaran 2 tahun)
  • Arie dan Budi semakin memantapkan hubungan dengan pacarnya masing2 (awal jadian tidak tercatat karena tidak mau ditarget untuk menraktir FCTies).
  • Windra… em, Windra… oh ya, Windra masih single dan baru saja menyelesaikan bukunya yang ke-12 (nggak nyambung ya?). Rencana pengumuman penerimaan mahasiswa pascasarjana (yang mana Windra mendaftar di jurusan Teknik Elektro), ternyata diundur sampai akhir Juni. Dan kemungkinan besar (jika diterima di pascasarjana), kontrak mengajar di Santo Yusup TIDAK AKAN diperpanjang, kecuali untuk kelas *khusus* (jika masih dibutuhkan).

Sekian Breaking news.

[buat FCTies: saya mau nyelesaikan skolah dulu ya... merriednya entar deh, kalo skolahnya udah selesai...]