Archive for September, 2007

18
Sep

There were times…

[apology if you can't have something positive from this posting]

There were times… (many times, I think) when I reallyyy… realllyyy… want so bad that my normal life back.

What is my normal life? Freedom. I used to have my own time. I used to go wherever I want. I used to be a person that do whatever I want and won’t do whatever I don’t want. Now, it’s all robbed by this M* C** university. No freedom anymore… And after couples months, it’s not going to be easier, but it’s going to be tougher and tougher. So stressful by what happened recently… works, study, relationship with others… All these things are coming and ruin my life. I was wondering, doubting, unsure if I can walk through all these.

I was asking to myself if all successful people must have done all these stressful things. I really want to ask them how did they finally survive. It is hard… Very hard, indeed.

This proves one thing. I’m an ordinary human being… with all my weaknesses and feel like want to give up many times, feel like want to run away from all problems and start all over again.

Ah, ok then… I glad I still a living human being… and ya, I think I still can have thousand reasons to smile. I think I’m quite sure that there are people who love me unconditionally (my mom for sure)… I think I know that at least thousand of youths read my books and blessed by it (and surprisingly, this blog hits 2000 visitors). Ya, I think my life is so meaningful and impacts other people. Regardless I have many problems, but I know exactly that all my problems are finally solved beautifully at the end. Thanks God for the grace… And I’ll make sure that the problems I have right now, will make me more depend and trust in God… I will stand at the end, and hear God whispers to me, "Well done, My son… I’m proud of you."

Thank you, Lord… my greatest honor will always be to serve You, my Lord and my King.

18
Sep

Kenapa Fitness Center Laris di Indonesia?

Di Indonesia itu, terbukti otot lebih bicara banyak ketimbang hukum. Contoh: Mobil Visto hitam dipotong oleh sepeda motor Yamaha di jalan Tidar Malang. Tebak apa yang terjadi? Yang terjadi adalah… Si pengemudi jatoh (pengemudi motor ya, bukan pengemudi Visto) dan bemper kiri mobil Visto jadi penyok… Lalu? Karena si pengemudi motor lebih punya otot (baik itu otot leher maupun otot lidah), si pengemudi segera minta ganti rugi dan gak peduli apakah dia salah ato bener. Bapak parkir yang menyaksikan kejadian tersebut tidak berani menjadi saksi untuk urusan polisi… Kenapa tukang parkir takut? Penyebabnya satu hal, karena si pengemudi ber-otot (yang mana otot tersebut bisa membuat si tukang parkir tidak dapat menjadi tukang parkir selama seminggu).

Nah, terus terang, itu adalah kabar yang menyedihkan bagi yang nggak punya otot. Itu sebabnya bahwa fitness center selalu laris manis, tujuannya satu, membesarkan otot…

Mungkin 10-20 taon, otot akan dikaji secara mendalam di Indonesia. Lalu menjadi jurusan bergengsi di sekolah-sekolah dan universitas.  Ibu-ibu akan bangga sekali jika anaknya berhasil masuk Universitas Otot Indonesia, atau Sekolah Tinggi Otot Nasional atau International University Muscle. Yang terpilih jadi rektor, tentu bisa dibayangkan… Otot-ototnya menonjol di tempat-tempat yang semestinya.  Maka tren karir ke depan di Indonesia sudah bisa ditebak, yang berotot akan punya karir yang lebih baik.

Begitu juga saat pengumuman SPMB, akan ada teriakan-teriakan bahagia…

"HORREEE… AKU BERHASIL DITERIMA DI UNIVERSITAS OTOT INDONESIA… YESS…!!"

 

01
Sep

Inverview After Bday!

Coba tebak… Hal apakah yang paling sulit dilakukan oleh seorang cowok single, cool, cute, dan cinta Tuhan, yang baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-29 bulan Agustus lalu…?

Berikut adalah interview antara reporter-kurang-kerjaan-sampai-interview-diri-sendiri (RKKSIDS) dengan cowok-yang-diinterview-dirinya-sendiri (CYDDS).

RKKSIDS: Anda baru saja merayakan ultah Anda yang ke-29. Bagaimana perasaan Anda?
CYDDS: Senang. Saya merayakannya bersama teman2 komsel dan tentu saja, anak2 komsel kesemek saya. [Catatan redaksi: komsel adalah kepanjangan dari kelompok sel... Dan apa hubungan antara komsel dengan salah satu provider selular terbesar di Indonesia? Setahu saya, hubungan mereka terjalin dengan baik, Saudara].

RKKSIDS:  Apa Anda merasa puas dengan karir atau apa sudah Anda capai saat ini?
CYDDS: Hmm… Pertanyaan sulit. Saya merasa puas dan mensyukuri banyak hal dalam hidup saya… Tapi ada beberapa area dalam hidup saya di mana saya masih merasa masih kurang, perlu banyak belajar dan bekerja keras. [Catatan redaksi: PUAS... PUAS...??]

RKKSIDS: Contohnya apa?
CYDDS: Contohnya ya, saya masih harus banyak belajar gimana berhubungan dengan orang lain. Soalnya saya ini merasa nggak pinter2 banget ngomong ma orang.

RKKSIDS: Hmm… benar. Saya sendiri juga tidak begitu pandai bicara… Btw, Anda masih single, benar ya?
CYDDS: Iya, benar. Anda juga kan??

RKKSIDS: Benar sih… tapi itu nggak penting untuk dibahas. Pertanyaan saya, kenapa Anda tidak segera memilih atau mencari pasangan… Bukankah firman Tuhan katakan bahwa "Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan seorang penolong baginya, yang sepadan dengan dia". [Dengan wajah ragu reporter menyambung:] Anda… manusia kan?
CYDDS: Ok… Pertama, saya se-spisies dengan Anda, yaitu homo sapiens yang artinya saya adalah manusia, bukan siluman… Jelas ya? Dan… Statement tersebut berlaku juga untuk saya. Hanya masalahnya, mencari yang sepadan itu urusan yang tidak mudah. Penolong memang banyak, tapi yang sepadan itu susah.

RKKSIDS: Apa maksudnya?
CYDDS: Ini adalah sebuah pilihan yang paling sulit bagi saya, bayangkan… menentukan seseorang yang akan mendampingi dan didampingi for the next 40-50 yrs. Kebayang nggak? Makanya, selain berfungsi sebagai penolong, dia juga harus sepadan dengan saya. Ingat, SE… PA… DAN… Catat itu!!

RKKSIDS: [mencatat...] Ok, bagaimana sih sepadan itu?
CYDDS: Pertanyaan bagus. Buat saya sepadan itu artinya serasi, cocok dengan kepribadian saya dan bisa melengkapi talenta yang saya punya. Saya dasarnya nggak banyak omong, maka yang sepadan ya yang bisa melengkapi itu alias yang banyak omong. Saya ini tone deaf, gak bisa denger nada dengan baik apalagi maen alat musik, jadi yang saya kagum banget ma cewek yang pinter nyanyi ato maen alat musik. Lalu saya ini cenderung orang yang flat, datar,  nggak ekspresif walopun saya belajar untuk jadi lebih ekspresif, berarti yang sepadan ya cewek yang bisa cheer up suasana. Saya juga kagum kalo ada cewek yang punya leadership.

RKKSIDS: Sejauh ini pernah nggak kenalan ato ketemu cewek yang kayak gitu?
CYDDS: Oh, Ada…! Saya menemui beberapa cewek yang kayak gitu. Dan emang saya merasa nyaman kalo ngobrol ato berteman deket dengan cewek yang kayak gitu. Dan herannya, kelemahan dia seringkali merupakan adalah kelebihan saya, dan kelemahan yang ada di saya bener2 suatu kelebihan yang dia punya secara alami… Alami ya, bukan dibuat2 supaya punya. Jadi kayak komplimen gitu, saling melengkapi. Ini definisi sepadan menurut saya.

RKKSIDS: Kalo Anda sudah kenal dengan "beberapa" itu, pertanyaannya… Kok nggak dikejar aja?
CYDDS: Hahaha… Masalahnya nggak semua cewek itu berstatus single. Kalo udah attached ma cowok laen masak dikejar juga. Cari perkara ajah… Hahaha…

RKKSIDS: Tapi ada kan yang berstatus single?
CYDDS: Ya…

RKKSIDS: Jadi yang single itu mau dikejar ini?? [wajah penasaran]
CYDDS: Dilihat saja nanti.

RKKSIDS: Kalo Anda nggak ngejar, saya saja yang ngejar… Hehe2…
CYDDS: Terserah saja. Saya ato Anda yang ngejar kan sama saja.

RKKSIDS: Hahaha2… Ok. Terimakasih banyak atas waktunya. Sukses buat Anda… dan selamat ulang tahun.
CYDDS: Iya, sama-sama. Selamat ulang tahun juga buat Anda.