Archive for April, 2008

27
Apr

Suatu hari… dalam pikiran saya

Saya sedang berada di kamar saya… Lalu tiba2 ada seekor nyamuk yang terbang di depan mata saya dengan elegan-nya. Saya memperhatikan nyamuk itu selama beberapa  detik… Membandingkannya dengan ukuran tubuh saya. Lalu saya menyimpulkan bahwa saya adalah makhluk hidup yang paling besar di kamar saya ini.

Tapi sesaat kemudian saya mengamati kamar saya. Saya baru sadar, ternyata kamar saya cukup lapang. Seandainya ada 10 orang di dalam kamar saya, rasanya kamar saya masih muat juga. Kamar saya besar, tapi…

Tapi tunggu… kamar saya ini terletak di dalam rumah saya… Dulu rumah saya pernah dipake rapat RT dan 30 orang masuk ke dalam rumah. Hmm… ternyata kamar saya not that big dibandingkan dengan rumah saya (apalagi dibandingkan dengan nyamuk tadi). Tapi…

Sebentar… rumah saya ada di kota malang. Kota Malang ini terdiri dari puluhan ribu atau ratusan ribu rumah. Tiba2, rumah saya yang muat 30 orang itu jadi tampak kecil… Kota Malang besar ya…? Masa?

Malang tidaklah terlalu besar… Malang berada di Pulau Jawa. Ada ribuan kota di pulau Jawa. Dibandingkan Jawa, Malang tentu hanya sebuah titik. Pulau Jawa sangat besar (terutama dibandingkan dengan ukuran tubuh manusia). Is it?

Pulau Jawa ternyata hanya sebuah pulau yang ada di Indonesia. Ribuan pulau yang lain tercatat di Indonesia… Juga dengan kota2 di dalamnya. Indonesia begitu luas dengan ribuan pulau… Tapi tunggu!

Tunggu, Indonesia hanya sebuah negara yang terletak di sebuah benua yang disebut Asia. Ada benua lain seperti Amerika, Eropa, Afrika, dan Australia yang di dalamnya ada ratusan negara… Dan ke lima benua itu ada di bumi… Indonesia jadi nampak kecil dibandingkan dengan bumi… What a big earth! Really…?

Bumi ternyata hanya sebuah planet dalam sistem tata surya, yang mengelilingi matahari. Ukuran matahari jauuuuhh lebih besar dari bumi. Seberapa besar? Kalau matahari dapat dipecah2 dengan ukuran yang sama, maka pecahannya bisa membuat 200 buah planet bumi! Besar sekali matahari itu… Hei, are you sure??

Matahari ternyata adalah sebuah bintang. Beberapa waktu lalu, ketika saya dalam perjalanan pulang dari Pujiarjo di malam hari, saya melihat ke langit dan memperhatikan ratusan bintang… Jarak bintang2 itu jutaan tahun cahaya sehingga mata saya dapat menangkapnya dalam bentuk kerlipan yang indah. Matahari, hanya salah satu dari bintang tersebut. Tiba2 matahari menjadi nampak kecil dibandingkan ratusan bintang yang ada. Jawabnya tentu adalah galaksi. Galaksi tempat menampung bintang2 itu pastilah besaaaar sekali… Betapa besarnya galaksi Bima Sakti yang bisa menampung ribuan bintang, termasuk bumi ini… Benarkah?

Galaksi Bima Sakti hanya sebuah galaksi. Somehow, the scientists manageto know that the universe contains lot of galaxies. Alam semesta ini, terdiri dari banyak galaksi dengan ribuan bintang di dalamnya. Dalam pikiran saya, tiba2 galaksi bima sakti nampak kecil dibandingkan alam semesta… Wah… Tidak diragukan… betapa besarnya alam semesta ini. Tiba-tiba saya merasa sangat kecil dibandingkan alam semesta ini - bagaikan sebutir debu… Wow, alam semesta… Tidak ada yang lebih besar lagi. Tapi…

Wait a minute…! The Creator must be lot BIGGER than the universe. Yang mencipta, JAUHHHHH lebih besar dari ini semua. DIA meletakkan alam semesta ini dalam kuasaNya.

Yet, dalam kebesaranNYA itu, DIA mengasihi manusia, mengasihi saya… Dalam kebesaranNYA, DIA memperhatikan saya… menunggu saya dengan setia untuk datang kepadaNYA setiap hari lewat daily devotion… Strengthen me with HIS WORDS when I’m down. Dalam kebesaranNYA, HE still loves me with unconditional love… I’m trembling when I’m thinking how big HE IS dan how small we are, and yet HE still loves and takes care of us. Isn’t that beautiful? Tuhan yang dengan segala kebesaranNYA mengasihi kita dengan kasih yang tak bersyarat…

Lalu semuanya jadi make sense… Ketika hadiratNYA begitu kuat saya rasakan dalam my daily devotion, lewat penyembahan atau ibadah, many times saya akan mengangkat tangan saya as my adoration to HIM, I can’t stand anymore… many times saya terjatuh, kneel down, bow down dan menangis… Make sense… Saya sedang berhadapan dengan PRIBADI yang sempurna, kasih yang SEMPURNA… Saya sedang merasakan HIS PRESENCE, merasakan hadiratNYA, merasakan kemuliaanNYA, merasakan kasihNYA, merasakan kebesaranNYA yang mengatasi alam semesta… Tidak ada satu manusiapun yang bisa tahan ketika berhadapan dan mengalami HIS PRESENCE… Di saat2 seperti itu, most of the time, all of a sudden, my faith is built, no fear anymore, no worry anymore… No matter how big the problems are, how hard the pressure is… I know that God will always strengthen me and take care of me - as long as I keep my faith in HIM.

Tell me, with HIS GREATNESS, above the universe, what problem could have been harder? The more I know God, the more I feel HIS presence, the more I witness HIS GREATNESS… Life is not that hard after all.

23
Apr

I Love My Students

During my theses research, i’m still doing my daily activities as a
lecturer… You know, what I like to be a lecturer is trying to encourage my students
to do something that they think they can’t do, encouraging them to maximize
their potentials to the fullest…

And the most beautiful thing for me as a lecturer is when my student showing
their best, doing something that beyond my expectation, doing such creative
things that I never imagine before… Capable to do something that they can’t do
before… and that happen in Program Paket Aplikasi (PPA) Subject.

The first PPA project was compiling an e-book (from CHM format) into Ms-Word
format. They must create "real world" book using Ms-Word. The challenges
are:

  1. They have to create table of contents automatically
  2. The page number must placed side-to-side (different placing for odd and even
    page)
  3. The book must have different header/footer for each chapter
  4. They also must index and number the figures automatically
  5. All content of the book must be in ONE FILE only (not allowed to split in
    different files)

There are 4 e-books they can choose, but it wasn’t easy though. It was really
not that simple since there are about 300-400 pages (and contains 14-22
chapters). But they made it! Some of them even created their own book-cover and
give index page! Wow! I was amazed! I gave my own book as a gift for they who
get best point for each class. It seems that this project was their first 70Mb++
document they ever created using Ms-Word in the whole of their life.

The second and third project was thought by my colleague. And for the last
project, time to boost their brain again. I challenge them to create a project
using Photoshop. It is up to them to create ANYTHING they like. Let the
creativity talks! The grade based on: originality, technique complexity, and
purpose value. So, they must carefully think what to create for their project. The objectives
was not made them to be an expert in Photoshop design since this is not Visual Design subject, but rather than make them familiar with image processing
software. To make the project more interesting and challenging, I gave one
additional rule. For those who qualified, I ask them to make presentation in
front of the class about how did they create the project within 10-15 minutes. So,
the others also can learn the techniques s/he used. This is what I called,
"knowledge-sharing class".

Last week was the submission deadline, and once again, some of them really
amazed me with their work. So, I decided to carefully index their projects in this address. Next week, the battle
is ON, they’ll make presentation how they did it.

I love IT and I love my students. I believe that one of God’s calling in my
life is to be a teacher… and it’s truly amazing to see how my students
maximize their potential to the fullest in IT field. After this semester is over
(on June 2008), I’m thinking to index all their first year projects (including
their first website project for Dasar Sistem Informasi Subject), so they can
access and show their work to their friends or parents. I bet you’ll surprise by
what they can do in their first pursuing year to be an ITer.

If in their first year they can amaze me, I believe, in the next years ahead,
they’ll amaze the world with their IT expertise! Surely!  :)

17
Apr

Bulan-bulan Tesis - Episode: Jatuh Cinta

Kemarin cinta saya diuji… You know, kalo kamu cinta dengan seseorang, most of the time, cinta kamu itu akan diuji apakah itu cinta beneran ato nggak. Kalo cintanya nggak beneran, nggak tulus, most likely nggak akan tahan terhadap ujian. Betul ya? Dan thanks God, ternyata ujian cinta kemarin itu berhasil saya lewati…

Ok, ceritanya gini, saya kenal si J** ini beberapa tahun yang lalu waktu saya masih kuliah (sambil meneruskan baca kamu boleh melakukan kombinasi atau permutasi huruf terhadap nama temen2 km yg diawali J, kalau cocok berarti kamu benar2 sudah kenal saya dengan baik…)

Waktu itu, saya nggak deket2 banget sama si J**, cuman kenal2 gitu aja. Perasaan saya biasa aja sama dia, ngelirik aja nggak (sori J**…). Lalu saya nggak pernah ketemu dia lagi selama bertahun-tahun (ya hanya denger2 dikit). Tapi somehow, somewhere kita ketemu (which is aku percaya itu adalah waktunya Tuhan). Dan terjadilah reaksi kimiawi itu dalam tubuh saya… Semakin hari semakin kuat. Semakin saya kenal J** semakin saya tertarik dengannya, dan semakin saya tahu karakternya, semakin saya mengaguminya… Sebenernya ya… Sampe bulan lalu pun saya masih belum bener2 yakin apakah saya cinta sama si J** ato nggak… (Mungkin karena saya terlalu pilih2).

Ok, inilah yang terjadi selama beberapa minggu terakhir ini… You determine whether I’m falling in love or not…

  1. Saya sering mikir2 tentang dia. Saya meluangkan waktu saya (yang sudah sedikit itu) untuk spend waktu bersama dia. Why? Simply because agar saya bisa ngerti karakternya… Gimana saya bisa kenal dia dengan baik kalo saya nggak mau spend waktu bersama dia.
  2. Saya nanya2 ke mereka yang udah kenal J** duluan tentang bagaimana sehari2nya J**, bagaimana karakternya, bagaimana prilakunya… Dan ini membuat saya lebih ngerti dia dari sudut pandang orang lain (ada beberapa yang mengatakan bahwa J** ini sulit dimengerti).
  3. Saya sangat excited kalo ada yang ngajak ngomong tentang J**. Telinga saya bisa jadi tajam kalau nama J** disebut2, walopun mungkin mereka membicarakan J yang lain.
  4. Yang hebat (this one probably the best part dari J**)… saya yang dulunya tidak punya minat untuk melanjutkan ke jenjang S3, justru dialah yang memberi saya semangat untuk terus melanjutkan studi ke jenjang S3. Coba, kalo ada cewek yang begitu care dan bisa memotivasi seperti itu, gimana cowok bisa untuk nggak jatuh cinta ke dia? (I think dia berhasil… Saya sekarang punya passion untuk melanjutkan studi ke S3, demi dia…)
  5. Lalu jujur ya… Saya juga pernah menguji/mengetest J** beberapa hari lalu, yang mungkin dia juga gak sadar kalo saya sedang menguji dia… Tujuan saya hanya ingin melihat apakah dia punya respon yang benar atau nggak… (Mungkin lain kali saya akan ceritakan seperti apa saya ngetes dia, Hiks… Kadang saya merasa kalo saya keterlaluan juga).
  6. Saya mimpi dia dalam tidur saya.
  7. Terakhir, saya bahkan sampai bawa dalam doa saya setiap malam… Secara khusus berdoa untuk J**, minta Tuhan beri kami peneguhan apakah saya sesuai dengan dia, minta TUhan beri kekuatan, dan kalaupun harus diuji, saya berdoa agar saya punya kekuatan untuk bisa melewatinya (karena ini sangat menentukan masa depan saya)…

Ok… It’s obvious that I’m falling in love. Saya akan reveal siapa dia sebenarnya… Rasanya saya kpingin teriak bahwa SAYA SUDAH JATUH CINTA DENGANNYA… Ya, let the whole world know that I’m falling in love with…

So, ladies and gentlemen, let me introduce…
Dia yang membuat saya sebulan terakhir ini selalu memikirkannya…
Dia yang membuat saya mencari-cari informasi tentangnya…
Dia yang membuat saya excited kalau ada orang lain ngomong tentangnya…
Dia yang membuat saya punya gairah untuk melanjutkan S3…
Dia yang bahkan saya impikan dalam tidur saya…
dan dia yang saya doakan agar saya punya kekuatan ketika diuji…

Dia adalah J**… J-S-T… JARINGAN SARAF TIRUAN, topik tesis saya…!

NB.

  1. Kemarin siang cinta saya terhadap JST diuji di depan 2 penguji (Pak Ss dan Pak Sp) didampingi 2 pembimbing (Pak Bs dan Pak Hn). Proposal saya diterima dan saya diberi ijin meneliti dan melanjutkan hubungan saya dengan JST ini. Praise the Lord!
  2. Pembina rohani saya mengatakan agar saya memikirkan pasangan hidup  setelah saya menyelesaikan tesis, jadi sebelum tesis selesai, saya masih akan in relationship dengan JST… So, ladies… please, don’t worry, I’ll stay single till my theses is finished. Haha2…